SIBERSULTRA.ID, Buranga – Malam 13 Puasa, Bupati Buton Utara (Butur), Muh Ridwan Zakariah, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Butur Hj. Muniarty M. Ridwan melakukan Safari Ramadhan di Masjid Akbar, Desa Waode Kalowo, Bonegunu, Sabtu (23/3).

Rangkaian Safari Ramadhan diawali buka puasa bersama dengan masyarakat kemudian jeda santap malam dilanjutkan dengan Shalat Isya, ceramah dan Shalat Tarawih berjamaah.

Dalam sambutannya, Ridwan Zakariah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan pada bulan suci ini. Sebab, momentum bulan ramadhan yang penuh kemuliaan dan rahmat, tidak selamanya bisa dilalui.

“Barangkali diantara kita yang hadir di Masjid ini belum tentu bisa bertemu dengan bulan Ramadhan selanjutnya. Untuk itu, mari kita manfaatkan bulan ini dengan sebaik-baiknya,” ucap Bupati Butur.

Selain itu, Ridwan Zakariah juga memuji kemajuan desa Waode Kalowo dan sekitarnya, makin hari makin maju. Tentu Ini semua berkat kerja sama yang baik antara pemerintah dengan masyarakat.

“Mari kita pelihara bersama-sama capaian pembangunan yang ada, sekalipun perlahan tapi pasti kemajuan itu terus ada,” ajaknya.

Selain itu, Bupati dua periode ini kembali mengingatkan situasi Buton Utara pada belasan tahun silam, bahwa akses jalan antar wilayah saat itu tidak bisa dilalui seperti saat ini, kecuali menggunakan perahu ketinting.

“Dari Baubau menuju Ereke Kecamatan Kulisusu tidak bisa lewat darat. Saat itu Desa Waode Kalowo Ngapaea menjadi tempat transit menunggu angkutan dengan menggunakan perahu ketinting,” ungkapnya.

”MTQ

Harapannya, kepada generasi muda, terus memperbaiki diri dan lingkungan, sebab dengan meningkatkan sumber daya yang ada merupakan investasi masa depan khususnya buat anak cucu.

“Mari kita pelihara lingkungan yang ada, bersatu padu menjaga dan membangun daerah ini, sebab siapa dan kapan lagi kalau bukan sekarang dimulai, untuk bekal generasi yang akan datang,” tutupnya.

Selanjutnya dalam uraian ceramahnya, La Nita, menyampaikan, 4 hikmah penting Ibadah Puasa Ramadhan. Pertama, puasa diwajibkan sebagai sarana mempersiapkan individu Muslim menjadi orang yang takwa.

Firman Allah: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”( QS: Al-Baqarah:183). Ini berarti setiap orang yang berpuasa harus mampu mengorganisir seluruh organ tubuhnya dan semua aktivitasnya ke arah tujuan yang hendak dicapai itu, yaitu takwa.

Kedua, puasa diwajibkan sebagai syukur nikmat Allah SWT memerintahkan puasa setelah menerangkan bahwa Ramadhan yang mulia itu adalah bulan yang di dalamnya petunjuk Allah yang amat sempurna.

Karena itu, barang siapa diantara kamu hadir di bulan itu maka hendaklah ia berpuasa. Firman Allah, QS: Al-Baqarah:185. Karena itu turunnya wahyu itu perlu disambut dengan cara yang paling baik, yaitu berpuasa.

Ketiga, puasa membuat pelakunya dekat dengan Allah. Permohonan dan doanya didengar dan dikabulkan. Firman Allah “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwa Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku (QS: Al-Baqarah:186).

Keempat, puasa dapat meningkatkan kesadaran tentang adanya pengawasan Allah. Kesadaran ini sungguh penting karena ia merupakan pangkal kebaikan dan pangkal moralitas yang akan memelihara manusia dari berbagai keburukan. Kesadaran inilah yang sesungguhnya disebut takwa.

Turut Hadir, anggota DPRD Hasrianti Ali, Dandim 1429/Butur diwakili oleh Dan Unit Intel Kodim 1429 Lettu Inf. Jasman, Asisten Administrasi Umum, sekaligus Plt. Kepala Bappeda Zainal Arifin HZ, Kepala BKD Dr. Harmin Hari, Kadis Perhubungan, Tayeb, Kadis Pertanahan Sarif, Kadis Lingkungan Hidup, Amimuddin, Camat Bonegunu Junaiddin, Kapolsek Bonegunu Ipda Zaifullah, Serta Pj. Kepala Desa Waode Kalowo Riswan.

Sumber: Rajab dan Crew Protokol Setda.

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook