Sibersultra.com – Buton Utara

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Buton utara (Butur) Sulawesi tenggara (Sultra), Ahmad Isyarman tidak membenarkan adanya pemotongan Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) kepada guru Non Setifikasi yang menerima tambahan penghasilan atau Tamsil.

Hal itu disampaikan oleh Sekdis Pendidikan Butur, Ahmad Isyarman kepada sejumlah awak media, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/12/2024).

Kata dia, Sebagai penjelasan lebih lanjut, berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 9 Tahun 2024 yang menjadi pedoman pemberian TPP.

“Jadi tidak ada pemotongan TPP kepada guru yang menerima Tamsil, melainkan perhitungan penerimaan TPP yang terkait dengan tunjangan lainnya,” jelasnya.

Ahmad mengatakan, dalam Perbup pasal 20 menjelaskan bagi ASN yang menerima tambahan penghasilan, seperti tunjangan profesi atau lainnya, TPP yang dibayarkan akan dihitung dengan memperhitungkan selisih antara TPP yang diterima dan tunjangan lain yang sudah diterima, atau memilih salah satu diantara keduanya.

“Sehingga, meskipun ada anggaran dari pusat yang diterima, selisih yang belum diterima itulah yang akan dibayarkan sebagai TPP,” ucapnya.

Ia menjelaskan, bahwa Perhitungan ini dilakukan berdasarkan peraturan yang telah ada dan telah diakumulasi dalam daftar penerimaan yang menjadi hak guru, sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam lampiran Perbup.

”MTQ

“Oleh karena itu, tidak ada pemotongan TPP, yang ada hanya pengaturan perhitungan sesuai regulasi yang berlaku,” Terang Ahmad.

Perbup ini juga berlaku tidak hanya untuk Dinas Pendidikan, tetapi untuk seluruh pemerintah daerah di Kabupaten Buton Utara.

“Sehingga pengelolaan pembayaran TPP sudah diatur secara jelas dan transparan, Perbup ini setiap tahunya berubah karena jumlah penerima ditiap tahunya juga berubah,”Bebernya.

Dengan adanya hal ini pihak dinas pendidikan buton utara berkomitmen akan lebih meningkatkan lagi sosialisasi terkait mekanisme penerimaan atau penyaluran TPP ini langsung kepada Guru penerimanya.

“Mungkin pengaruh kurang maksimalnya sosialisasi yang kami lakukan sehingga tidak terkonfirmasi dengan baik kepada guru penerima, sehingga kedepan kita akan tingkatkan sosialisasi sehingga lebih maksimalkan,” Tutup Sekdis

Laporan: Redaksi.

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook