Sara Kerajaan Kulisusu Lakukan Kunjungan ke Lembaga Adat Kesultanan Buton
Buton – sibersultra.com
Kerjaaan Kulisusu dibawah kepemimpinan Yang Mulia La Ode Ahlul Musafi, berserta perangkat adatnya melakukan kunjungan Silaturahmi ke Lembaga Adat Kesultanan Buton yang dipimpin Sultan Paduka Yang Mulia Drs. H. La Ode Muhammad Kariu.
Dalam kunjungan tersebut rombongan Sara kerajaan kulisusu disambut langsung oleh sultan Buton Paduka Yang Mulia Sultan Drs. H. La Ode Muhammad Kariu bersama aparat kesultanan bertempat, di Baruga kesultanan buton, Sabtu (8/2/2025).
Setibanya di pelataran Baruga lembaga adat sara keraton Barata kulisusu disambut hangat oleh Yang Mulia Sultan Buton LM Muh Kariu, Sapati Kesultanan Buton.
Kemudian, yang Mulia Bonto Ogena
Matanaeyo dan Yang Mulia Bonto Ogena Sukanaeyo serta para Yang Mulia Bontona Siolimbona Kesultanan Buton yang diringi dengan tarian adat mangaru. Tarian adat penyambutan tersebut, sebagai tarian adat penyambutan tamu kehormatan para Raja.
Pasalnya, dalam kunjungan tersebut, guna untuk penguatan kelembagaan pihak sara barata kulisusu bersama sara ogena kesultanan buton dengan melakukan teken nota kesepahaman.
Sultan Drs. H. La Ode Muhammad Kariu melalui Bontoogena Matanaeyo, Drs. H. Masri., M.Pd mengatakan, jika kujungan yang dilakukan oleh kerjaan kulisusu ini merupakan kegiatan silaturahmi yang sudah dilakukan sejak dahulukala pada jaman Kesultanan Buton.
” Kunjungan silaturahmi ini sebetulnya adalah kunjungan yang sejak dahulu dilakukan oleh pendahulu kita pada zaman kesultanan buton. Kerajaan kulisusu dahulu itu merupakan Barata yang menjadi bagaian dari kesultanan buton dengan nama Barata Kulisusu. Jadi kerjaan kulisusu ini sering berkunjung ke kesultanan buton, atau kami juga yang melakukan kunjungan ke kerajaan kulisusu sebagai bentuk silaturahmi,” ujar Masri.
Pada kunjungan silaturahmi ini juga kerajaan kulisusu menyampaikan jika pihaknya telah melakukan pemilihan raja kulisusu dan perangkat adatnya.
” Jadi sejak zaman kesultanan dulu sebelum adanya NKRI ,sara kerajaan kulisusu ini sering berkunjung ke ibu kota kesultanan Buton, demikian sebaliknya perangkat sara ogena kesultanan Buton juga melakukan kunjungan ke kerajaan kulisusu dalam rangka silaturahmi dan penguatan wilayah kesultanan Buton,” terangnya.
Kemudian, pada kegiatan silaturahmi ini, kerajaan kulisusu dan kesultanan buton menyepakati 5 poin nota kesepahaman, diataranya pada poin pertama, saraogena kerjaan kulisusu dibawah kepemimpinan Yang Mulia La Ode Ahlul Musafi., S.P mengakui dan menghormati keberadaan saraogena kesultanan buton dibawah kepemimpinan Drs. H. La Ode Muhammad Kariu.
” Poin pertama, kerajaan kulisusu dibawah kepemimpinan yang mulia La Ode Ahlul Musafi, S.P mengakui dan menghormati keberadaan saraogena kesultanan buton dibawah kepemimpinan paduka yang mulia Yang Mulia Drs. H. La Ode Muhammad Kariu, poin kedua kesultanan buton dibawah kepemimpinan paduka yang mulia Yang Mulia Drs. H. La Ode Muhammad Kariu mengakui kerajaan kulisusu dibawah kepemimpinan yang mulia La Ode Ahlul Musafi, S.P, poin ketiga, kedua belah pihak sepakat menjadi mitra pemerintah dalam melestarikan, melindungi dan mengembangkan adat dan budaya eks kesultanan buton, keempat kedua pihak sepakat mencanangkan festival keraton secara periodik pada tempat dan waktu yang diatur secara bergiliran, kelima kedua belah pihak sepakat menjunjung tinggi sarapatanguna di berbagai bidang kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, raja kulisusu La Ode Ahlul Musafi, mengatakan, kunjungan dirinya bersama perangkat adat kerajaan kulisusu hari ini merupakan agenda ajang silaturahmi adat dan kebudayaan yang turun temurun dilakukan oleh para pendahulunya sebagi bagian dari kesultanan buton.
” Kami berkunjung saat ini dalam rangka silaturahmi, menyatukan visi, melestarikan adat dan budaya yang dilakukan pendahuku kami. Saya sejak Januari tahun 2010 telah dikukuhkan menjadi raja kulisusu dan hingga saat ini saya masih mendapat amanah tersebut,” ujarnya.
Selain silaturahmi, pihaknya juga menjalin kerjasama pelestarian adat dan budaya untuk kedepannya sebagai kesatuan dari lembaga adat kesultanan buton.
” Poin pertama itu saling bekerjasama dalam pelestarian adat dan budaya, poin selanjutnya yaitu di adakannya festival keraton antara kesultanan buton dan kerjaan kulisusu, serta kami mengundang kesultanan buton untuk bisa hadir dalam rangka kerjasama dan penguatan lembaga dibidang adat istiadat serta budaya,” terangnya
Raja kulisusu La Ode Ahlul Musafi, berharap kunjungan silaturahmi ini pihaknya akan semakin erat dan terus terjalin mengingat pentingnya nilai adat kebudayaan bagi generasi mendatang.
Laporan: Redaksi





Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook