Buton Utara – Sibersultra.com

Warga Kabupaten Buton Utara (Butur) mulai gerah dengan pemadaman listrik ditambah tidak sesuai dengan jadwal yang dikeluarkan.

Apalagi menjelang bulan Ramadhan, yang seharusnya justru menjadi momen bagi PLN untuk memastikan keandalan listrik tetap terjaga.

Menurut warga, pemadaman listrik sudah seperti kebiasaan tahunan saat mendekati bulan suci. Namun, yang menjadi masalah kali ini adalah ketidakkonsistenan PLN dalam menjalankan jadwal pemadaman yang mereka umumkan sendiri.

“Memang kalau dekat bulan Ramadhan seperti ini, sudah menjadi hal biasa bagi saya atau warga Buton utara dengan adanya pemadaman listrik seperti ini, Karena sudah seperti ini tiap tahunnya, kalau jelang bulan suci selalu sering mati lampu. Namun hari ini pemadaman yang dilakukan sudah tidak sesuai Jadwal yang dikeluarkan,” ucap Seorang Warga dengan kekecewaan yang enggan disebut namanya, Kepada media ini, Sabtu (22/2/2025).

Warga tersebut mengaku dalam minggu ini sudah dua kali dilakukan pemadaman lampu, pertama jadwal pemadaman dikeluarkan pada, Kamis 20 Februari 2024.

“Dan kedua, hari ini, selanjutnya apakah masih akan ada lagi kita belum tau tinggal menunggu jadwal terbaru dari pihak PLN, Namun saya harapkan agar PLN konsisten dengan jadwal pemadamannya,” tegas Warga.

Pasalnya, dalam minggu ini hampir tiga kali dikeluarkan jadwal pemadaman. Namun kali ini PT PLN dinilai tidak konsisten, dengan jadwal yang dikeluarkan.

”MTQ

“Jadwal pemadaman yang dikeluarkan dengan estimasi selama 8 jam, mulai pukul 08:00 hingga 16:00 Wita, Namun faktanya sudah jam 17:25 sore saat ini lampu belum dinyalakan,” tutupnya.

Berdasarkan, Informasi peningkatan keandalan listrik PT PLN (Persero) ULP Baubau Kota UP3 Baubau, rencana penghentian aliran listrik sementara yang dijadadwalkan pada, Sabtu 22 februari 2024 akan dipadamkan mulai jam 08:00-16:00 Wita.

Sejumlah Warga berharap dengan rutinya pemadaman ini agar pihak PLN agar lebih transparan dan disiplin dalam mengelola pemadaman.

Hingga berita ini diturunkan, Media ini belum bisa menghubungi pihak PLN untuk dimintai tanggapan, terkait apa penyebab dan kendala sehingga terjadi pemadaman.

Laporan: Redaksi.

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook