Tindaklanjuti Laporan YL FHI Sultra, Inspektorat Buton Utara Lakukan Investigasi di Desa Malalanda
Buton Utara – Sibersultra.com
Inspektorat Kabupaten Buton Utara (Butur) melakukan investigasi beberapa item pekerjaan di Desa Malalanda, Kecamatan Kulisusu, pada Senin (3/3/2025).
Dalam investigasi tersebut, Inspektorat Butur didampingi langsung dua lembaga yaitu Dewan Pimpinan Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara Yayasan Lembaga Fakta Hukum Indonesia (YL-FHI Sultra) bersama DPD Wasindo Butur.
Investigasi ini salah satu bentuk respon pihak inspektorat dalam menindaklanjuti adanya laporan terkait dugaan korupsi pada pekerjaan di Desa Malalanda anggaran tahun 2023. Adapun pekerjaan yang dimaksud diantaranya Penimbunan Talud, Gapura, dan Batas Desa.
Saat dikonfirmasi, Ketua DPW YL FHI Sultra, Ali mengatakan Perjuangan Rakyat sudah mulai kelihatan, dengan adanya aduan dari DPW YL FHI ke Inspektorat Kabupaten, terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi.
Hari ini, kata dia, inspektorat Buton Utara Merespon Laporan Tersebut, dengan dibuktikan Beberapa Pekerjaan fisik sudah diinvestigasi oleh inspektorat di Desa Malalanda.
“Tadi pagi kami dari YL FHI Sultra dan DPD Wasindo Butur mendampingi Inspektorat, melakukan investigasi, kami juga akan menyerahkan bukti data realisasi anggaran Otentik jika inspektorat membutuhkan,” tegas Ali
Ali mengungkapkan, berdasarkan hasil investigasi bersama inspektorat akan melakukan langkah selanjutnya. Kata dia akan siapkan para saksi terkait material penimbunan yang digunakan pada pekerjaan tersebut.
“Dan masyarakat yang bekerja disaat melakukan Penimbunan, yang dibayarkan melalui HOK kami akan siapkan saksi,” terangnya.
Ali juga Menambahkan bahwa, Realisasi anggaran tahun 2023 ada pekerjaan batas desa. namun, setelah di kroscek dilapangan, betapa Kagetnya apa yang dilaporkan itu, tidak ada fisik, Alias Fiktif, mengapa tidak dikatakan Fiktif?.
“Sementara yang ada terpasang hanya batas desa tahun 2021 itupun yang diduga di kerjakan oleh mahasiswa, anehkan?” herannya.
Maka dari itu, Pihaknya meminta Inspektorat Buton Utara Jangan ada Tebang pilih. karena semua masyarakat masih mempercayakan kepada Inspektorat masih bisa Menindaki hal ini.
“Dan jika itu memang benar adanya, diharapkan agar Inspektorat bisa meneruskan kepada Tipikor Polres Buton Utara ,” bebernya.
Lanjutnya, Ia bersama masyarakat yang mendukung perlawanan Pelanggaran tindak Pidana Korupsi ini akan mengawal kasus ini sampai tuntas, hari ini kasusnya sudah berjalan prosesnya.
” Saya juga meminta agar pihak inspektoratterkait pekerjaan talud di periksa RABnya,” tutupnya.
Laporan: Redaksi





Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook