Warga Desa Lagundi dan Babinsa Kompak Bersihkan Selokan, Cegah Banjir dan Penyakit
BUTON UTARA – Sibersultra.com
Suasana Desa Lagundi, Kecamatan Kambowa, Kabupaten Buton Utara (Butur) tampak hidup dan lebih ramai dari biasanya pada, Rabu (25/6/2025) pagi.
Warga desa, baik pria maupun perempuan, tampak antusias membawa peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, sapu, dan keranjang menuju saluran air di pinggir jalan desa.
Mereka berkumpul untuk melaksanakan kerja bakti pembersihan selokan yang dipimpin langsung oleh Serma Asis, Babinsa Koramil 1429-02/Bonegunu Kodim 1429/Buton Utara.
Kerja bakti ini merupakan wujud kepedulian warga dan aparat TNI dalam menjaga kebersihan lingkungan desa agar terhindar dari bencana banjir dan timbulnya penyakit.
Selain sebagai upaya nyata memperbaiki saluran drainase, kegiatan ini juga mempererat rasa persatuan dan semangat gotong royong antarwarga.
Bagi warga Desa Lagundi, kegiatan semacam ini bukan hanya kewajiban rutin, melainkan sudah menjadi budaya yang diwariskan turun-temurun.
Sejak pagi hari, Serma Asis sudah hadir di lokasi dan memberikan pengarahan singkat kepada warga.
Dengan ramah dan penuh semangat, Ia menjelaskan pentingnya menjaga selokan agar tetap bersih dan bebas dari sampah.
“Pembersihan saluran air ini bukan hanya untuk memperlancar aliran air saat musim hujan, tetapi juga demi kesehatan kita bersama,” ujar Serma Asis di hadapan warga.
Sebagai Babinsa, Ia memahami peran strategis saluran air dalam menunjang kesejahteraan masyarakat.
Selain mencegah genangan dan banjir, saluran air yang bersih juga meminimalisasi berkembangnya nyamuk dan bibit penyakit.
Oleh karena itu, Serma Asis tidak hanya sekedar memimpin, tetapi juga ikut turun langsung bersama warga, mengeruk endapan tanah, membuang sampah, dan memangkas rumput liar di sekitar selokan.
Kegiatan difokuskan pada selokan-selokan utama yang mengalir di sepanjang jalan desa.
Selokan tersebut terlihat dipenuhi lumpur, sampah plastik, daun kering, serta material lain yang menyumbat aliran air.
Warga secara bergotong royong mengangkat endapan lumpur dan membersihkan sampah-sampah tersebut.
Tidak hanya laki-laki, ibu-ibu dan para remaja juga tampak ikut berpartisipasi dengan membersihkan sampah ringan serta mengumpulkan dedaunan ke dalam karung
Kerja bakti ini berlangsung kurang lebih selama empat jam. Setelah pembersihan selesai, selokan kembali bersih dan aliran air pun lancar tanpa hambatan.
Hasil kerja bersama ini membuat wajah Desa Lagundi tampak lebih rapi dan bersih, sehingga meningkatkan kenyamanan warga dalam beraktivitas.
Kerja bakti pembersihan selokan di Desa Lagundi membawa banyak manfaat, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Secara langsung, selokan yang bersih dapat mencegah terjadinya genangan air dan banjir yang seringkali menjadi sumber penyakit dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Selain itu, lingkungan yang bersih juga meningkatkan estetika desa dan kenyamanan bagi warga.
Secara tidak langsung, kerja bakti ini mempererat silaturahmi antarwarga. Melalui kegiatan ini, warga bisa saling bertemu, berinteraksi, dan memperkuat hubungan sosial.
Gotong royong juga menumbuhkan rasa persatuan dan kebersamaan, nilai-nilai luhur yang menjadi warisan bangsa Indonesia.
Laporan: Redaksi.




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook