BUTON UTARA – Sibersultra.com

LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) bersama Ormas Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) Buton Utara (Butur), menggelar konsolidasi percepatan pemekaran Kecamatan Kulisusu Selatan, yang berlangsung di Jalan Poros Desa Linsowu, Kecamatan Kulisusu, Selasa (19/8/2025).

Asisten I Setda Butur, Mansur, mewakili Bupati Butur, menegaskan bahwa pemerintah daerah pada prinsipnya mendukung rencana pemekaran Kecamatan Kulisusu Selatan.

Dukungan tersebut akan diberikan dengan tetap mengacu pada mekanisme, prosedur, serta persyaratan yang berlaku.

“Intinya adalah kesepahaman bersama antara masyarakat yang mencakup wilayah tersebut, supaya sejalan dan sependapat. Tinggal melengkapi proses administrasi dan teknisnya, dan itu harus dimulai dari sekarang,” ujar Mansur.

Menurutnya, wacana pemekaran Kulisusu Selatan sebenarnya sudah lama bergulir, namun baru kali ini dilakukan pertemuan dan konsolidasi.

Ia menilai pemekaran penting untuk segera direalisasikan mengingat Kabupaten Buton Utara hingga kini masih memiliki enam kecamatan, meski sudah lama terbentuk sebagai daerah otonom.

“Buton Utara sudah lama mekar, tapi jumlah kecamatannya belum bertambah. Karena itu, pemekaran Kulisusu Selatan perlu diseriusi dan diupayakan agar bisa terwujud pada 2026 mendatang,” jelasnya.

”MTQ

Lebih lanjut, Mansur menyampaikan bahwa rencana pemekaran tersebut nantinya akan dibahas melalui peraturan daerah (Perda).

Meski demikian, tim teknis dari pemerintah pusat juga akan melakukan kajian sebelum pemekaran bisa ditetapkan.

“Pada prinsipnya pemerintah daerah akan mendukung penuh, dengan melibatkan masyarakat dan DPRD. Prosesnya memang panjang, tapi semakin cepat dipersiapkan, semakin baik. Harapannya, tahun 2026 sudah bisa diselesaikan,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen, baik tokoh masyarakat, pemuda, maupun pemerintah desa, untuk bersatu mendorong percepatan pemekaran.

“Mari kita solid dan berjalan bersama agar seiring dan senada dalam mencapai tujuan bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pekat IB Buton Utara, Musrawan, menegaskan bahwa pemekaran Kulisusu Selatan merupakan isu strategis yang perlu segera direalisasikan.

“Ini adalah wujud inisiatif tanpa tendensi politik birokrasi. Sebagai generasi muda Buton Utara, saya berharap daerah ini semakin maju, pembangunan merata di setiap kecamatan, dan pelayanan publik lebih baik,” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Asisten I mewakili Bupati Buton Utara, Kepala Kesbangpol, Ketua Tim Percepatan Pembangunan, Kadis Transmigrasi, Ketua Komisi I DPRD Mazlin, Ketua Baleg DPRD Sairman Sahadia, para kepala desa dan lurah se-Kulisusu Selatan, serta tokoh masyarakat, pemuda, agama, dan perempuan.

Laporan: Redaksi.

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook