BUTON UTARA – Sibersultra.com 

Sejumlah warga Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara (Butur), mengeluhkan kondisi jaringan IndiHome yang dinilai sering mengalami gangguan, putus sambungan, dan lambat dalam beberapa tahun terakhir.

Salah seorang pelanggan IndiHome mengaku sudah berlangganan selama tiga tahun.

Menurutnya, sejak awal pemasangan hingga sekarang, kualitas jaringan belum menunjukkan perbaikan yang signifikan.

“Sudah tiga tahun kami berlangganan. Dari awal pemasangan sampai sekarang jaringan IndiHome sering terasa lambat dan tidak stabil,” ujarnya, Rabu (12/8/2026).

Ia menuturkan gangguan yang paling sering dirasakan adalah koneksi internet yang tiba-tiba putus. Dalam sehari, gangguan bisa terjadi beberapa kali, baik siang maupun malam hari.

Bahkan, menurutnya, gangguan sering muncul menjelang awal bulan saat waktu pembayaran layanan.

Akibat kondisi tersebut, aktivitas pekerjaan dan usaha online yang dijalankannya ikut terganggu.

”MTQ

“Dampaknya besar sekali untuk pekerjaan dan usaha saya, bisa sampai 80 persen. Kalau jaringan rusak, kami terpaksa membeli paket data tambahan,” keluhnya.

Ia juga mengaku telah berulang kali melaporkan gangguan tersebut melalui layanan call center IndiHome. Namun, proses penanganan dinilai lambat karena harus menunggu tiket perbaikan.

“Kami sudah sering melapor, tapi biasanya lama diproses karena menunggu tiket perbaikan,” katanya.

Karena gangguan sudah berlangsung cukup lama, ia berharap pihak IndiHome lebih memperhatikan kondisi jaringan dan kabel-kabel di lapangan.

“Kabel jangan dipasang terlalu rendah karena sering putus. Kami berharap jaringan benar-benar diperhatikan agar tidak terus bermasalah,” harapnya.

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya yang mengaku telah menjadi pelanggan sejak layanan IndiHome pertama kali hadir di Kecamatan Kulisusu.

Ia mengatakan kualitas jaringan mulai terasa menurun sejak akhir 2024 dan semakin parah sepanjang 2026.

“Sekarang tambah parah. Kadang lebih dari 24 jam mati. Sering berjam-jam gangguan dan kadang tidak bisa dipakai sama sekali,” ungkapnya dengan nada kesal.

Menurutnya, gangguan internet tidak hanya menghambat usaha online, tetapi juga mengganggu komunikasi sehari-hari dengan keluarga.

“Usaha online terganggu, komunikasi sehari-hari juga ikut terdampak. Mau menanyakan kabar keluarga yang jauh saja susah karena jaringan sering bermasalah,” tuturnya.

Warga berharap pihak IndiHome segera menindaklanjuti keluhan tersebut dan melakukan perbaikan menyeluruh agar layanan kembali normal.

“Harapan kami segera ditindaklanjuti supaya jaringan kembali normal dan tidak rusak-rusak lagi. Kami sebagai konsumen ingin mendapatkan layanan yang baik dan tidak merasa dirugikan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media ini belum berhasil menghubungi pihak IndiHome untuk dimintai tanggapan resmi terkait keluhan warga tersebut.

Laporan: Redaksi.