Dinas Perhubungan Butur Gandeng Politeknik Pelayaran Barombong Gelar Diklat Pemberdayaan Masyarakat
SIBERSULTRA.COM, Buranga – Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Utara (Butur) melalui Dinas Perhubungan bekerja sama dengan Politeknik Pelayaran Barombong Makassar, menggelar diklat pemberdayaan masyarakat.
Diklat meliputi pemberdayaan Masyarakat Basic Safety Training Kapal Layar motir (BST KLM) dan surat keterangan kecakapan (SKK) 60 mil Gelombang II di Butur ini dengan jumlah peserta Sebanyak 100 orang yang akan diselenggarakan selama enam hari.
Kegiatan tersebut, dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Butur, Kompol Purn Ahali, bertempat di hotel HB Kulisusu, Senin (22/4).

Dalam sambutannya, Ahali menyampaikan, bahwa secara pribadi dan mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Butur, bahwa program Diklat kecakapan pembawa motor laut ini sangat diapresiasi.
Menurutnya, ini salah satu visi misi Pemerintah Daerah Butur untuk meningkatan sumber daya manusia dan salah satu unsurnya adalah kegiatan ini.
“Ini dapat membantu dalam meningkatkan kompetensi dan kemampuan dan kemampuan peserta Diklat. Dimana nantinya dapat memberikan kontribusi yang luas terhadap program pemerintah,” kata Ahali.
Eks Kapolsek kulisusu ini mengatakan, bahwa Kabupaten Butur berhadapan dengan laut Banda dan merupakan poros atau lintasan pelayaran wilayah timur – barat dan juga Buton Utara potensi perikan sangat bagus sehingga diperlukan sumberdaya di bidang pelayaran.
Diakhir sambutannya, Ia mengingatkan juga bahwa tujuan pelatihan merupakan peningkatan penguasaan teori dan keterampilan dan memutuskan persoalan pelayaran.
Senada dengan itu, Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Amin mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan peningkatan sumberdaya manusia (SDM) yang diperuntukkan kepada masyarakat khususnya nelayan.
“Pelatihan ini untuk keselamatan di laut, Jadi kalau terjadi kemalangan atau kecelakaan di laut mereka sudah tau apa yang mereka akan lakukan, contohnya meminta bantuan, kemudian cara bertahan hidup ketika terapung-apung di laut,” kata Amin saat diwawancarai oleh media ini, Senin (22/4).
Selain itu, Kata dia, ada pelatihan pemadam kebakaran, para peserta akan dilatih bagaimana caranya memadamkan api menggunakan Alat Pemadaman Api Ringan atau Apar.
“Itu nanti keluar Sertifikat nya namanya BST KLM,” jelas Amin.
Kemudian, pelatihan SKK 60 Mil atau Surat izin mengemudi (SIM) kapal di bawah 7 ton, Seperti kapal Ikan, Speed Bod maupun sejenisnya. Saat ini pemerintah melakukan sosialisasi pelatihan secara gratis karena selanjutnya pasti akan prabayar.
“SIM sangatlah penting, karena tanpa adanya itu, kapal nelayan akan ditahan,” ujarnya.
Guna untuk meningkatkan SDM atau keahlian masyarakat siap pakai, Kementerian Perhubungan Laut memberikan kegiatan seperti inj, seperti hal nya Program Presiden RI, Bapak Joko Widodo.
Kegiatan pelatihan seperti ini di Kabupaten Butur sudah yang kedua kalinya, Gelombang pertama di bulan Februari tahun 2024 yang lalu dengan jumlah peserta 100 orang dan Gelombang kedua 100 orang peserta, 17 perempuan dan 83 laki-laki.
Dengan adanya kegiatan tersebut, Ia harapkan, agar masyarakat bisa mempunyai keahlian, karena biar bagaimanapun daerah ini adalah daerah maritim yang berhadapan langsung dengan laut banda. Dan kebanyakan masyarakat banyak yang bergerak di bidang Perikanan atau Nelayan.
“Semoga ke depan akan ada program serupa sehingga masyarakat di Butur ini bisa dikatakan SDM yang siap pakai,” harapnya.
Lebih Lanjut, Amin membeberkan bahwa untuk menjadi peserta Dalam kegiatan ini bukan hanya orang yang mempunyai pendidikan, bahkan orang yang tidak pernah bersekolah asal bisa membaca dan menulis dan dibantu dengan surat keterangan dari Desa, orang tersebut bisa di ikutkan untuk menjadi peserta Diklat.
Dia tak lupa mengucapkan terimakasih kepada pimpinan daerah terutama Wakil Bupati Butur, Bapak Ahali, Karena selama ini beliau sangat membantu sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik.
“Terimakasih Wabup Butur, semoga kedepanya kami terus didorong untuk berinovasi dan bisa bermanfaat bagi masyarakat dan daerah Butur,” pungkasnya.
“Dan dengan adanya kegiatan ini semoga pemerintah daerah dapat mengkondisikan atau menyiapkan saranannya, agar SDM yang sudah dibentuk sekarang ini bisa dipergunakan,” tutupnya.
Turut Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Kadis Perhubungan Tayeb, Direktur Politeknik Barombong diwakili oleh Kapten Fahri, dan Sahabandar cabang Kabupaten Butur.
Laporan: Redaksi.





Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook