BUTON UTARA – SIBERSULTRA.com

Kabar rencana kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Sabtu, 9 Mei 2026, menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

Informasi tersebut cepat menyebar melalui grup WhatsApp hingga media sosial Facebook.

Berbagai pamflet ucapan selamat datang untuk orang nomor satu di Indonesia itu pun beredar luas dan viral, menandakan tingginya antusiasme warga menyambut kabar tersebut.

Euforia masyarakat tidak hanya sebatas penyambutan. Banyak pihak menilai momentum ini sebagai kesempatan langka untuk menyampaikan langsung aspirasi terkait pembangunan daerah, khususnya demi kemajuan Buton Utara yang dikenal dengan falsafah “lipu tinadeakono sara”.

Sejumlah warga menyatakan komitmennya untuk memanfaatkan momen tersebut guna menyuarakan berbagai persoalan yang masih dirasakan, seperti seringnya pemadaman listrik serta keterbatasan infrastruktur jaringan telekomunikasi.

Tak hanya itu, sebagian masyarakat juga berharap Presiden dapat menempuh jalur darat saat berkunjung ke Buton Utara.

Harapan ini muncul agar Presiden bisa melihat dan merasakan langsung kondisi infrastruktur jalan, khususnya ruas jalan poros Butur–Buton yang hingga kini masih menjadi sorotan.

”MTQ

Meski demikian, perkembangan pembangunan jalan di wilayah tersebut mulai menunjukkan progres.

Beberapa ruas jalan berstatus provinsi diketahui telah mulai dilakukan pengaspalan, meski belum merata di seluruh wilayah.

Di sisi lain, rencana kedatangan Presiden juga dipandang sebagai momentum untuk menyuarakan penolakan terhadap proyek hilirisasi aspal Buton yang direncanakan dibangun di Karawang, Jawa Barat.

Sejumlah elemen masyarakat menilai kebijakan tersebut tidak berpihak pada kepentingan daerah asal sumber daya.

Menariknya, salah satu warga dari Kulisusu turut menyampaikan dugaan agenda utama kunjungan tersebut.

“Kalau tidak salah kedatangan Presiden RI ke Butur untuk melakukan peresmian Rumah Sakit Umum Daerah Buton Utara,” ucap seorang warga Kulisusu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tim Dukungan Operasi Penerbangan (Duk Opsbang) TNI AU dijadwalkan akan lebih dahulu tiba di Kabupaten Buton Utara.

Tim tersebut direncanakan datang menggunakan helikopter dan mendarat di Lapangan Raja Jin.

Sebanyak delapan personel disebut akan berada di Buton Utara untuk melakukan persiapan dan pengamanan awal, serta akan tetap siaga hingga seluruh rangkaian kunjungan Presiden selesai.

Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak protokol kepresidenan maupun Pemerintah Kabupaten Buton Utara terkait kepastian jadwal kunjungan tersebut.

Laporan: Redaksi.

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook