SIBERSULTRA.com, Kolaka Timur – Mahasiswa KKN Reguler UHO sukses selenggarakan kegiatan pelatihan pengelolaan sampah plastik di SD Negeri 1 Peatoa, Kecamatan Loea, Kabupaten Kolaka Timur, Rabu (28/8/24) kemarin.

Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan sesi pembukaan yang diisi oleh sambutan dari kepala sekolah dan pemateri.

Dilanjutkan dengan pelatihan praktik langsung tentang cara memilah, mendaur ulang, dan mengolah sampah plastik menjadi produk yang bisa digunakan kembali.

Kegiatan ini juga disertai dengan sesi tanya jawab untuk memperjelas pemahaman peserta.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat, khususnya para siswa dan guru, tentang cara mengolah sampah plastik menjadi barang-barang yang bermanfaat serta untuk mengurangi dampak negatif sampah plastik terhadap lingkungan.

Koordinator desa Muhammad Mei Saputra mengatakan kegiatan ini penting untuk kesadaran dan kemampuan warga mengelola sampah plastik.

“Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan warga dalam mengolah sampah plastik, tentunya saya mengapresiasi antusiasme peserta yang hadir” ucapnya, Kamis (29/8/24).

Dirinya menjelaskan pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai respon meningkatnya sampah plastik di lingkungan sekitar.

”MTQ

“Kegiatan ini diadakan sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah sampah plastik di lingkungan sekitar yang semakin mengkhawatirkan,” Ungkapnya.

“Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari program lingkungan yang diinisiasi oleh mahasiswa Ilmu Lingkungan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” Tambahnya.

Dirinya berharap terselenggaranya pelatihan, masyarakat dan siswa-siswi lebih peduli terhadap lingkungan dan mampu mengelola sampah secara mandiri.

“Kordes berharap bahwa setelah pelatihan ini, masyarakat, terutama para siswa, dapat lebih peduli terhadap lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai serta mampu mengolah sampah plastik secara mandiri,” Harapnya

Ia juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin untuk menjaga kebersihan lingkungan desa.

Laporan: Arjun

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook