Paslon Akronim BERAMAL Dinilai Menjadi Pemimpin Yang Dermawan dan Amanah
SIBERSULTRA.com, Kolaka – Ketua Lembaga Hukum (LBH) Komda RI, Provinsi Sulawesi tenggara (Sultra) Gilmud Boy menilai Paslon Amri Jamaluddin dan Husmaluddin akronim “BERAMAL” bisa menjadi pemimpin Kabupaten Kolaka yang dermawan dan Amanah.
Hal itu, disampaikan oleh Ketua LBH Komda RI Sultra, Gilmud Boy kepada media ini melaui pers rilisnya, pada, Selasa (24/9/24).
Gilmud mengatakan, ajang pemilihan kepala daerah Kolaka sudah empat kali dilaksanakan, mulai sejak tahun 2004 sampai tahun 2024. Kata dia pemimpin-pemimpin Kolaka sebelumnya nampak pembangunan tapi syarat tersebut adanya kepentingan pribadi dan golongan.
Sehingga kali ini, Ia berharap semoga dengan hati yang tulus dan punya dedikasi dan kepedulian buat masyarakat kabupaten Kolaka, Paslon akronim BERAMAL akan mewujudkan kepemimpinan yang Merakyat, Dinamis, Transparan.
“Guna meningkatkan partisipasi dalam mengambil kebijakan publik di semua bidang,” ungkapnya.
Kata dia, BERAMAL adalah merupakan sosok pasangan yang akan menampung dan memperjuangkan aspirasi kedepannya dalam bidang pembangunan yang merata hingga ke pelosok desa sampai ke kelurahan dengan membangun beberapa infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pertanian, perkebunan.
“Serta memperluas lapangan kerja demi menjaga keamanan secara berkesinambungan, Dengan begitu, tidak ada lagi alasan untuk berbeda pilihan atau pandangan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Dirinya mengajak masyarakat Kolaka agar bersatu dan kompak untuk memenangkan paslon BERAMAL sebagai pemimpin Kolaka selanjutnya.
“Kemenangan mereka merupakan kemenangan aspirasi kita semua, kemenangan “BERAMAL” sangat penting sekali buat masyarakat yang menginginkan perubahan dimasa mendatang,” tuturnya.
Terakhir dirinya, mengatakan bahwa perjuangan tidak hanya sampai disini, Ia mengharapkan agar perjuangan ini diteruskan disebar luaskan.
“Baik kepada keluarga kita, tetangga, sahabat, dan handai tolan, bahwa kita juga memiliki tokoh yang akan memajukan kabupaten Kolaka yang Religius, aman, maju dan sejahtera, bersih dari korupsi kolusi dan nepotisme serta selalu menjadi pribadi yang santun dan amanah,” tutupnya.
Laporan: Redaksi




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook