BUTON UTARA – Sibersultra.com

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Buton Utara (Butur), Kamal, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra).

Khususnya kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, atas respons positif terhadap usulan pembangunan infrastruktur jalan yang diajukan oleh Bupati dan Wakil Bupati Butur.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris PUPR Butur, Kamal kepada media ini saat ditemui di kediamanya, Minggu (15/6/2025).

Kamal mengungkapkan, semua ini atas dukungan dan komunikasi aktif Bupati dan Wakil Bupati Buton Utara, sehingga usulan pembangunan jalan yang disampaikan akhirnya disahuti oleh Pemprov Sultra.

“Kami mewakili pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra atas perhatian dan tindak lanjutnya terhadap pembangunan infrastruktur di daerah kami,” ujar Kamal.

Menurut Kamal, awalnya hanya direncanakan dua ruas jalan yang akan dikerjakan pada tahun 2025. Namun, atas pertimbangan teknis dan dukungan dari Pemprov, jumlahnya bertambah menjadi tiga ruas dengan total panjang mencapai 16,3 kilometer.

“Sebelumnya, dua ruas jalan hanya mencakup sekitar 12 kilometer,” terangnya.

”MTQ

Kamal menambahkan, bahwa pembangunan ini juga mempertimbangkan pemeliharaan jalan yang sebelumnya telah dilakukan, yang mungkin menjadi salah satu indikator penilaian dari pihak provinsi untuk melanjutkan peningkatan kualitas jalan melalui pengaspalan.

“Tahun ini akan dilanjutkan dengan tahap peningkatan atau pengaspalan di beberapa titik strategis,” jelasnya.

Lanjutnya, Tiga ruas jalan yang akan dikerjakan pada tahun 2025 meliputi Ruas Jalan Simpang Tiga Bubu – Ronta.

“Pengaspalan dimulai dari ujung aspal di Damai Laborona hingga menjelang wilayah Tatombuli dan Ngapaea. Total panjang ruas ini mencapai 12 km,” terangnya.

Kemudian, Ruas Jalan Ronta – Lambale
Titik pengaspalan dimulai dari Jembatan Cirooci sekitar, dilanjutkan dari ujung aspal Landau menuju Jembatan Lantahibo.

“Selain itu, pengaspalan lainnya akan dimulai dari Jembatan Lantaiwoi di Lambale menuju Landau dengan panjang 1,4 km, serta dari Soloy menuju Cirooci sepanjang 2,2 km,” terangnya.

Selanjutnya, Ruas Jalan Lambale – Ereke, Pengaspalan direncanakan dari Puskesmas Lambale menuju Jembatan Langkumbe sepanjang 1,2 km.

“Pemda Butur juga telah mengusulkan agar sambungan dari Langkumbe menuju Ereke bisa dikerjakan di tahap berikutnya,” terangnya.

Kamal berharap, pembangunan ini dapat menjawab harapan masyarakat akan infrastruktur jalan yang mulus dan layak.

Ia pun optimis jika pembangunan jalan terus dilanjutkan seperti ini, maka seluruh ruas jalan berstatus provinsi di Kabupaten Buton Utara akan selesai diaspal sepenuhnya pada tahun 2027.

“Kita semua berharap, dengan pembangunan infrastruktur yang terus ditingkatkan, aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah di Butur akan semakin baik, sehingga turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Kamal.

Laporan: Asman Ode.

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook