BUTON UTARA – SiberSultra.com

Semangat kemerdekaan memenuhi Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara (Butur), saat Bupati Butur Afirudin Mathara secara resmi membuka kegiatan devile dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Acara ini digelar di Lapangan Raja Jin, Minggu (3/8/2025).

Mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, devile tahun ini diikuti oleh 108 kontingen yang berasal dari berbagai unsur masyarakat.

Diantaranya 23 kontingen tingkat SD, 11 kontingen tingkat SMP, 3 kontingen tingkat SMA, 1 kontingen SMK, 16 kontingen desa, 7 kontingen kelurahan, 35 kontingen dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 6 kontingen dari organisasi dan paguyuban.

Kegiatan dibuka oleh Bupati Butur, yang sekaligus memberikan mandat kepada Sekretaris Daerah, Muhammad Hardhy Muslim, untuk secara simbolis melepas peserta.

Dalam sambutannya, Bupati Afirudin menegaskan bahwa momentum 17 Agustus bukan sekedar acara tahunan yang dirayakan dengan upacara dan perlombaan semata.

Lebih dari itu, hari kemerdekaan adalah waktu yang mengajak kita semua khususnya buton utara , untuk merenungkan sejauh mana perjuangan
dan pengorbanan para pendiri bangsa yang mesti terus dilanjutkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kini 80 tahun Indonesia merdeka, dan pertanyaannya bukan lagi tentang kita merebut kemerdekaan, tetapi bagaimana kita mengisinya dari dusun, dari desa/kelurahan, dari kecamatan sampai ke kabupaten,”kata Bupati.

”MTQ

Lebih lanjut, Kata dia Kemerdekaan harus hadir dalam bentuk akses infrastruktur yang lebih baik. Layanan kesehatan yang merata, pendidikan yang bermutu, dan ekonomi kerakyatan yang kuat.

“Karena itulah tugas kita sebagai penerus generasi perjuangan,” lanjutnya.

Tema nasional peringatan tahun ini adalah Indonesia Emas 2045: Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.

Menurut Afirudin, tema tersebut sangat relevan, terutama bagi daerah. Sebab pembangunan indonesia tidak hanya terjadi di kota kota besar, tetapi harus bertumbuh dari desa desa dari tiap kecamatan.

“Oleh karena itu kegiatan devile dan perlombaan olahraga serta hiburan rakyat seperti yang kita laksanakan hari ini, bukan sekedar ajang kumpul-kumpul melainkan wahana membangun kebersamaan sportivitas, persatuan dan semangat gotong royong yang menjadi nilai-nilai fundamental bangsa kita,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Afirudin juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Camat Kulisusu beserta jajarannya, panitia, para kepala desa, peserta devile, dan seluruh masyarakat yang turut menyukseskan kegiatan ini.

“Saya percaya acara ini akan menjadi momentum positif dalam membangun solidaritas sosial, mempererat hubungan antar desa serta menciptakan suasana kegembiraan yang sehat dan produktif,” ungkapnya.

Ia mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat persatuan, merawat nilai kebersamaan, dan melanjutkan perjuangan melalui karya nyata sesuai peran masing-masing.

Menurutnya, kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan tetapi awal dari sejarah perjuangan generasi penerus.

“Mari kita jaga semangat persatuan, kita rawat nilai nilai kebersamaan, dan kita lanjutkan perjuangan dengan karya nyata dibidang masing masing, kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan, akan tetapi awal dari tanggung jawab sejarah kita sebagai generasi penerus,” tutupnya.

Setelah sambutan, Bupati bersama Wakil Bupati, Sekda, Ketua TP-PKK Butur, serta para undangan lainnya menyaksikan langsung devile yang turut dimeriahkan oleh penampilan marching band dari para pelajar.

Selain devile, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan berbagai perlombaan seni dan olahraga tingkat Kecamatan Kulisusu, antara lain :

  • Atletik.
  • Sepak bola (tingkat sekolah dan umum).
  • Bola voli (tingkat SMP dan umum).
  • Tenis meja (tingkat SD dan SMP).
  • Bola gotong (tingkat sekolah dan umum).
  • Senam Anak Indonesia Hebat (tingkat SD dan SMP).
  • Gerak jalan indah dan bebas/heboh (tingkat umum).
  • Tari tradisional Balumpa, Lense, Ngibi (tingkat Sekolah).
  • Lomba baca puisi (tingkat SD dan SMP).
  • Lagu Solo (tingkat SD dan SMP).
  • Lagu dangdut (tingkat umum).
  • Lomba menganyam.
  • Pagelaran seni budaya seperti Alionda dan Manca.

Acara ini turut dihadiri oleh, Wakil Bupati Butur, Rahman, Sekda Butur, Muhammad Hardhy Muslim, Ketua DPRD Butur, Hasrianti Ali, Ketua TP-PKK Butur, Suhaemi Sudia Afirudin, Camat Kulisusu Sukman Tarima,Dandim 1429 Butur, Letkol Inf. Acuk Adrianto, Danramil dan Kapolsek Kulisusu,Serta seluruh pimpinan OPD se-Kabupaten Buton Utara.

Laporan: Asman Ode

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook