BUTON SELATAN – SIBERSULTRA.com

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batauga, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali menuai apresiasi dari pasien dan keluarganya.

Kali ini, pujian datang dari La Ode Sunarto dan istrinya yang merasa sangat puas dengan pelayanan medis yang mereka terima.

Meski menggunakan fasilitas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), La Ode Sunarto menuturkan bahwa pelayanan dokter maupun perawat tetap maksimal tanpa ada perbedaan dengan pasien umum.

“Pelayanannya sangat baik. Kami merasa nyaman dan tidak dibedakan meskipun menggunakan BPJS,” ungkap istrinya, Kamis (11/9/2025).

Selama empat malam menjalani rawat inap, keluarga pasien mengaku mendapatkan perhatian penuh dan profesionalitas dari seluruh tim medis RSUD Batauga.

Ia menambahkan, sikap humanis dan edukatif dari tenaga medis menjadi faktor yang membuatnya tenang.

“Dokter dan perawat tidak hanya sigap dalam tindakan, tapi juga komunikatif. Mereka menjelaskan setiap prosedur dengan jelas sehingga saya tidak merasa takut dan cemas. Saya merasa suami benar-benar didampingi, bukan sekedar dirawat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Ruangan ICU RSUD Batauga, Ners Ipo, menegaskan bahwa pihaknya selalu mengedepankan pelayanan yang intensif, ramah, dan empatik, terutama bagi pasien kritis dan keluarganya.

“Kami berusaha semaksimal mungkin memberikan perawatan terbaik, menciptakan lingkungan yang nyaman, serta mendampingi pasien dan keluarga dalam masa sulit,” katanya

“Itu yang selalu menjadi prioritas kami. Visi misi kami sederhana: Sembuhmu adalah tujuanku, senyummu adalah harapanku,” jelasnya.

Sentuhan komunikasi yang empatik serta penjelasan medis yang lugas, menurutnya, menjadi kunci agar pasien merasa dihargai dan aman selama menjalani perawatan.

Testimoni dari La Ode Sunarto dan istrinya menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan publik tidak selalu identik dengan keterbatasan.

RSUD Batauga membuktikan bahwa rumah sakit daerah pun bisa menghadirkan layanan kesehatan yang profesional, ramah, dan tanpa diskriminasi, baik untuk pasien umum maupun peserta BPJS.

Kisah ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan RSUD Batauga, khususnya bagi mereka yang mengandalkan pembiayaan dari Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Laporan: Salmudin H

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook