STQH Nasional di Kendari, Stok Darah di UDD PMI Sultra Dipastikan Aman
KENDARI – SIBERSULTRA.com
Kota Kendari saat ini tengah menjadi pusat perhatian nasional sebagai tuan rumah Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Tingkat Nasional XXVIII Tahun 2025, yang digelar pada 11–19 Oktober 2025.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, tercatat ribuan orang keluar masuk Kota Lulo selama perhelatan berlangsung.
Tercatat 1.027 peserta dari 27 provinsi di seluruh Indonesia, serta sekitar 6.000 tamu dan pendamping turut hadir memeriahkan ajang nasional tersebut, di luar pengunjung dan wisatawan umum lainnya.
Dengan meningkatnya mobilisasi penduduk di Kota Kendari pekan ini, Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Tenggara memastikan kesiapsiagaannya dalam berbagai aspek, terutama ketersediaan stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Sultra.
Kepala Bagian P2D2S (Pencari dan Pelestari Donor Darah Sukarela) UDD PMI Sultra, Syahruni, menjelaskan bahwa hingga hari ini stok darah berada dalam kondisi aman.
“Darah jenis Whole Blood (WB) dan Packed Red Cells (PRC) aman terkendali, dengan rincian darah golongan A sebanyak 46 kantong, golongan B sebanyak 104 kantong, golongan O sebanyak 199 kantong, dan golongan AB sebanyak 16 kantong. Namun, untuk jenis trombosit masih terbatas, hanya sekitar 9 kantong dari seluruh golongan darah,” ujar Syahruni.
Sementara itu, di tempat terpisah, Humas PMI Sultra, Rizkia, menuturkan bahwa pihaknya terus berupaya menjaga kestabilan stok darah dengan merancang berbagai program inovatif dan solutif.
“Kami optimis ke depan Unit Donor Darah PMI Sultra akan semakin berkembang dan termanajerial dengan baik, sebab saat ini dipimpin oleh Direktur muda dari kalangan milenial yang adaptif terhadap kebutuhan zaman,” ucap Rizkia.
Lebih lanjut, ia menyebutkan sejumlah program unggulan yang sedang dikembangkan oleh PMI Sultra, antara lain pembentukan Kampung Donor, pembaruan database relawan donor, serta pelibatan anggota Palang Merah Remaja (PMR) dalam kegiatan kehumasan dan edukasi publik.
“Semoga kegiatan STQH Nasional di Kendari berjalan aman, damai, dan berkualitas,” pungkasnya menutup wawancara.
Laporan: Redaksi.




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook