Terindikasi Penyelewengan, Pangkalan Minyak Tanah di Kulisusu Nekat Kirim Ratusan Jerigen ke Luar Wilayah
BUTON UTARA – SIBERSULTRA.com
Praktik penyaluran minyak tanah bersubsidi yang diduga menyimpang kembali terungkap di Kabupaten Buton Utara (Butur), Provinsi Sulawesi tenggara (Sultra).
Sebuah mobil open cup Daihatsu pengangkut minyak tanah di salah satu pangkalan resmi di Kecamatan Kulisusu tertangkap tangan yang hendak membawa ratusan jerigen ke luar wilayah distribusi yang telah ditetapkan, tepatnya menuju Kecamatan Wakorumba Utara.
Aksi tersebut kuat diduga melanggar aturan distribusi minyak tanah bersubsidi yang seharusnya diprioritaskan bagi masyarakat sekitar pangkalan, bukan dipasarkan ke wilayah lain demi kepentingan tertentu.
Ironisnya, pemilik pangkalan justru mengakui rencana pengiriman tersebut meski sadar telah melanggar ketentuan.
“Iya betul, ini akan dibawa ke Wakorumba Utara sebanyak 100 jerigen, masing-masing 20 liter,” ungkap pemilik pangkalan kepada SIBERSULTRA.com, Rabu (22/1/2026), saat tertangkap basah di lokasi pemuatan.
Pengakuan itu diperkuat oleh sopir mobil pengangkut yang menyebutkan bahwa minyak tanah tersebut memang akan dikirim ke luar wilayah Kulisusu.
“Iya betul, minyak tanah ini akan diantar ke Wakorumba Utara atas nama Bapak Reza,” ujarnya singkat.
Praktik semacam ini jelas mencederai tujuan subsidi pemerintah. Selain memicu keresahan warga, penyaluran lintas wilayah secara ilegal berpotensi mengurangi jatah minyak tanah bagi masyarakat Kulisusu yang sejatinya berhak menerima.
Jika dibiarkan, pola distribusi menyimpang ini bukan hanya merugikan masyarakat kecil, tetapi juga berpotensi membuka ruang permainan mafia distribusi BBM bersubsidi di daerah.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pertamina maupun instansi terkait mengenai dugaan pelanggaran tersebut.
Masyarakat mendesak pemerintah daerah dan aparat berwenang agar tidak tutup mata dan segera melakukan penindakan tegas serta pengawasan ketat terhadap seluruh pangkalan, demi memastikan distribusi minyak tanah bersubsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak dipermainkan.
Laporan: Redaksi.




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook