HIPMASUS Demo Soal Pemadaman Listrik, DPRD Buton Utara Disorot karena Tak Hadir
BUTON UTARA – SIBERSULTRA.com
Himpunan Mahasiswa Kulisusu (Hipmasus) menggelar aksi unjuk rasa terkait pemadaman listrik dan gangguan jaringan telekomunikasi di Kabupaten Buton Utara, Rabu (25/3/2026).
Dalam aksi tersebut, massa menyoroti pemadaman listrik yang dinilai dilakukan secara sewenang-wenang tanpa pemberitahuan resmi kepada masyarakat.

Kondisi ini memicu keresahan warga, terutama karena pemadaman kerap terjadi pada jam-jam produktif.
Aksi yang turut melibatkan pemuda Kulisusu induk ini menegaskan bahwa persoalan listrik berdampak luas, mulai dari kerugian ekonomi masyarakat kecil dan pelaku UMKM, kerusakan peralatan elektronik, hingga terganggunya aktivitas belajar anak-anak pada malam hari.
Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Buton Utara, Rahman, yang menemui massa aksi menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong perbaikan layanan listrik.
“Kami Pemda Buton Utara bersama Hipmasus berkomitmen mendorong pihak PLN agar segera memperbaiki dan mengevaluasi polemik pemadaman listrik di daerah ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemadaman yang terjadi umumnya bersifat insidentil atau tidak terencana, yang dipicu oleh faktor alam seperti pohon tumbang yang mengganggu jaringan listrik.
“Gangguan ini memang tidak bisa diprediksi karena faktor alam,” tambahnya.
Usai dari kantor pemerintah daerah, massa aksi melanjutkan aksi ke gedung DPRD Buton Utara.
Namun, mereka kecewa karena tidak satu pun dari 20 anggota legislatif berada di tempat untuk menemui massa.
Koordinator lapangan aksi, La Ode Amal Muliawan, menilai ketidakhadiran tersebut sebagai bentuk krisis akuntabilitas.
“DPRD sebagai wakil rakyat seharusnya menjadi garda terdepan dalam menyerap aspirasi. Namun ironisnya, tidak satu pun anggota hadir. Ini mencerminkan krisis akuntabilitas dalam menjalankan fungsi konstitusional,” tegasnya.
Laporan: Redaksi




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook