Cetak Sejarah, Sindi Nurlena Jadi Ketua Perempuan Pertama PERMAPP
KENDARI – SIBERSULTRA.com
Persatuan Mahasiswa Pelajar Pebaoa (PERMAPP) sukses menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-XI pada Minggu, 11 April 2026, di Kendari.
Kegiatan ini menjadi forum pengambilan keputusan tertinggi organisasi, sekaligus ajang regenerasi kepemimpinan.
Dalam hasil Mubes tersebut, pasangan Sindi Nurlena sebagai Ketua dan Sandi sebagai Wakil Ketua resmi terpilih untuk memimpin PERMAPP periode 2026 – 2027.
Terpilihnya Sindi Nurlena mencatat sejarah baru, karena untuk pertama kalinya posisi ketua PERMAPP dipegang oleh seorang perempuan, di tengah dinamika pergantian kepemimpinan yang berlangsung setiap tahun.
Proses pemilihan berlangsung sengit, diwarnai dengan penyampaian visi dan misi serta debat kandidat yang menguji kapasitas dan gagasan para calon pemimpin ke depan.
Ketua terpilih, Sindi Nurlena, mengaku bersyukur dan siap mengemban amanah yang diberikan.
“Jujur, saya sangat merasa terhormat dan berterima kasih kepada seluruh mahasiswa Desa Pebaoa. Saya siap bekerja sama demi kemajuan organisasi ini,” ujarnya, Senin (13/4/2026).
Ia juga mengungkapkan motivasinya maju sebagai calon ketua, yakni untuk membuktikan bahwa perempuan juga mampu menjadi pemimpin.
“Saya ingin membuktikan bahwa perempuan juga bisa memimpin. Semua memiliki kesempatan yang sama tanpa memandang gender, dan organisasi harus terus berjalan secara inklusif,” ungkapnya.
Dalam kepemimpinannya, Sindi mengusung visi menjadikan PERMAPP sebagai organisasi yang inklusif dan dinamis, serta menjadi wadah bagi anggota untuk berkembang dan berinovasi demi masyarakat.
Sebagai langkah awal, ia berkomitmen menyusun program kerja yang sesuai dengan kebutuhan organisasi, serta membangun kerja sama dengan berbagai lembaga kemahasiswaan, baik di Buton Utara maupun di daerah lainnya.
Mahasiswi jurusan Sastra Inggris ini juga berharap kepengurusan yang baru dapat solid dalam menjalankan tugas organisasi.
“Saya berharap pengurus baru bisa tetap solid dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, agar roda organisasi berjalan lebih baik dan memberi manfaat bagi masyarakat,” harapnya.
Di akhir pernyataannya, Sindi memberikan pesan khusus kepada perempuan, terutama mahasiswi, untuk tidak takut mengambil peran sebagai pemimpin.
“Jangan takut menjadi pemimpin meskipun kamu perempuan. Tetap kuat, jadilah contoh, dan buat perubahan,” tegasnya.
Adapun misi kepemimpinan Sindi Nurlena dan Sandi meliputi mempererat solidaritas dan rasa kekeluargaan antar anggota, membangun sinergi dan kolaborasi yang harmonis, serta menjadikan PERMAPP sebagai organisasi yang inklusif, demokratis, dan aspiratif.
Selain itu, PERMAPP juga diarahkan menjadi wadah pengembangan kreativitas, inovasi, dan prestasi, sekaligus mendorong literasi, riset, serta peningkatan soft skills anggota.
Organisasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan eksistensi dan perannya di Desa Pebaoa melalui kemitraan strategis dengan berbagai pihak.
Laporan: Arjun.




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook