BUTON UTARA – Sibersultra.com

Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara, dalam beberapa hari terakhir menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah infrastruktur jalan, khususnya di Kecamatan Kulisusu Utara.

Jalan poros Waode Buri–Labuan, yang menjadi jalur utama penghubung antarwilayah, kini rusak total. Longsor hebat terjadi di antara Desa Lamoahi dan Torombia.

Sementara ruas jalan antara Desa Lakansai dan Lamoahi tergenang air cukup dalam. Akibatnya, aktivitas masyarakat lumpuh dan beberapa desa terisolasi.

Ketua Umum Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kulisusu Utara (Hippemasura), Kemal Fikri Haikal, angkat suara. Ia mendesak pemerintah daerah untuk segera mengambil tindakan konkret dan cepat.

“Ini bukan sekedar jalan rusak. Ini menyangkut keselamatan dan kehidupan warga. Akses pendidikan, layanan kesehatan, dan distribusi logistik sangat terganggu,” tegas Kemal, Selasa (8/7/2025).

Kemal menyoroti bahwa sejak Butur berdiri 18 tahun silam, jalan poros tersebut belum pernah diaspal secara menyeluruh. Padahal, jalur ini sangat vital bagi warga.

“Longsor di titik Lamoahi–Torombia membuat jalur tidak bisa dilalui kendaraan. Sementara itu, jembatan di Desa Torombia juga rusak parah,” ungkapnya.

”MTQ

Ia juga menambahkan bahwa genangan air dalam di ruas Lakansai–Lamoahi, terutama di tanjakan Kolo Olaro, menjadi sangat berbahaya di malam hari.

“Hippemasura menerima laporan langsung dari warga mengenai situasi genting ini,” katanya.

Kata dia, salah satu dampak serius adalah tertundanya rujukan pasien ke Kota Kendari karena kendaraan tidak bisa melewati jalur utama.

Sebagian warga terpaksa menggunakan jalur alternatif melalui Maligano yang memakan waktu dan biaya lebih besar.

“Bukan hanya ekonomi yang terganggu. Warga juga terancam keselamatannya. Banyak kendaraan terjebak, tergelincir, bahkan rusak parah akibat kondisi jalan yang memprihatinkan,” tambahnya.

Atas situasi darurat ini, Dirinya menyampaikan permohonan terbuka kepada Pemkab Buton Utara agar segera, Mengirim alat berat ke lokasi longsor, Memperbaiki jembatan di Torombia dan Menangani genangan air di Lakansai.

Serta mendorong DPRD Butur untuk mengawal anggaran tanggap darurat serta menjadikan jalan poros ini sebagai prioritas pembangunan.

“Kami tidak meminta jalan tol. Kami hanya ingin jalan yang layak dilalui dan jembatan yang kokoh. Itu hak dasar warga negara,” tegas Kemal.

Ia juga menekankan pentingnya evaluasi jangka panjang terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah rawan bencana, serta mendorong konstruksi jalan dan jembatan yang tahan terhadap cuaca ekstrem.

Menutup pernyataannya, Kemal menyampaikan berupa ajakan untuk berkolaborasi.

“Kami bukan hanya mengkritik. Kami siap menjadi mitra strategis pemerintah menyampaikan aspirasi, mengedukasi masyarakat, dan mengawasi pembangunan agar lebih transparan dan tepat sasaran,” pungkasnya.

Menyikapi keluhan masyarakat terkait kondisi kerusakan infrastruktur jalan di wilayah Buton Utara, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Butur menyatakan akan segera melakukan peninjauan dan perbaikan.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris PUPR Butur, Laode Kamal, mengatakan bahwa pihaknya akan turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi jalan yang mengalami kerusakan. Ia memastikan perbaikan akan dilakukan sesegera mungkin.

“Secepatnya kita akan lakukan perbaikan, namun tetap menyesuaikan dengan kondisi cuaca. Saat ini, hujan terus mengguyur wilayah Butur, jadi harus kita perhitungkan demi keselamatan dan efektivitas pengerjaan,” ujar Kamal saat dikonfirmasi media ini, Selasa (8/7/2025).

Ia menambahkan, pihaknya memahami kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang memadai, terutama untuk mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga. Karena itu, perbaikan menjadi prioritas dinas PUPR.

“Kami berharap cuaca bisa segera bersahabat agar proses perbaikan bisa dilakukan lebih cepat dan optimal. Keselamatan pekerja dan hasil pekerjaan juga sangat bergantung pada kondisi cuaca,” pungkasnya.

Laporan: Redaksi.

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook