Harga Gas Elpiji Mencekik di Buton Utara, Warga Minta DPRD Bertindak
BUTON UTARA – SIBERSULTRA.com
Keluhan warga Buton Utara (Butur) kembali mencuat, kali ini terkait mahalnya harga gas elpiji ukuran 3 kilogram yang kian mencekik.
Di tengah tekanan ekonomi yang terus membelit, harga tabung gas melon di Butur diketahui tembus hingga Rp60 ribu per tabung.
“Semua serba mahal di Buton Utara ini. Contoh kecil saja, harga gas elpiji tabung hijau di Kendari dan Baubau cuma Rp25 ribu. Tapi di Butur, harganya bisa tembus Rp55 ribu bahkan sampai Rp60 ribu,” ungkap seorang warga lewat unggahan di media sosialnya, Senin (21/7/2025).
Ungkapan ini menjadi sorotan, mencerminkan keresahan masyarakat akar rumput yang mulai kesulitan memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga.
Tidak sedikit warga yang mulai membandingkan kondisi di daerah lain yang lebih stabil dan berharap ada intervensi pemerintah.
Warga pun mendesak pihak DPRD Butur untuk segera turun tangan dan mencari solusi konkret atas persoalan ini.
Mereka menilai tingginya harga elpiji tak bisa dibiarkan terus menerus tanpa pengawasan maupun kebijakan penertiban harga.
“Kami hanya ingin keadilan. Kalau di tempat lain bisa murah, kenapa di daerah sendiri justru lebih mahal?” cetus warga lainnya dalam kolom komentar yang ramai diperbincangkan netizen.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah daerah maupun lembaga legislatif Butur.
Namun, desakan warga agar DPRD Butur segera memanggil pihak-pihak terkait untuk menelusuri rantai distribusi dan penyebab lonjakan harga kian menguat.
Laporan: Redaksi.




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook