Wabup Butur Temui Menteri Transmigrasi, Dorong Kawasan Transmigrasi Jadi Pusat Ekonomi Baru
JAKARTA – SiberSultra.com
Wakil Bupati Buton Utara (Butur), Rahman, melakukan audiensi dengan Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Iftitah Sulaiman Suryanagara, pada Selasa (22/7/2035).
Pertemuan tersebut bertujuan membahas upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan kawasan transmigrasi di Butur.
Didampingi Kepala Dinas Nakertrans Butur, Alimuddin, Wabup Rahman menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan irigasi, serta pengembangan potensi produk unggulan di kawasan transmigrasi.
“Infrastruktur yang memadai akan memperlancar distribusi hasil produksi dari kawasan transmigrasi ke daerah lain. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan ekonomi masyarakat lokal,” ungkap Rahman.
Ia juga menjelaskan bahwa setiap kawasan transmigrasi memiliki potensi unggulan yang berbeda-beda, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga kerajinan tangan.
Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Transmigrasi dalam mengidentifikasi serta mengembangkan potensi tersebut.
Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanagara, menyambut baik usulan tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap rencana pengembangan wilayah transmigrasi di Buton Utara.
Bahkan, ia menyampaikan komitmennya untuk hadir langsung di Butur serta memberikan pendampingan dalam mengembangkan potensi ekonomi transmigrasi.
“Pemerintah pusat siap mendampingi daerah dalam menciptakan kawasan transmigrasi yang produktif dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Transmigrasi sekarang bukan hanya soal persebaran penduduk, tetapi menjadi lokomotif pembangunan daerah,” tegas Iftitah.
Untuk diketahui, Paradigma transmigrasi telah mengalami pergeseran dari fokus awal yang lebih pada pemerataan penduduk dan pembukaan lahan baru, menjadi pendekatan yang lebih komprehensif.
Saat ini, transmigrasi diarahkan untuk menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah yang kurang berkembang.
Laporan: Redaksi.




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook