Potensi Desa Kalibu Butur Sebagai Penunjang Ekonomi Mandiri
BUTON UTARA – SIBERSULTRA.com
Desa Kalibu, yang berada di Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara, terus menunjukkan perkembangan positif sebagai desa yang mandiri dan mampu memanfaatkan potensi sumber daya alam yang dimiliki.
Sejak dimekarkan pada tahun 2007, desa ini dikenal memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perikanan yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat.
Selain dua sektor tersebut, aktivitas ekonomi masyarakat juga ditopang oleh usaha batu merah yang telah lama menjadi ikon dan sumber pendapatan utama warga Desa Kalibu.
Kini, perkembangan ekonomi desa semakin meningkat dengan hadirnya pasar desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mekar Sari yang turut berkontribusi dalam mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
Mantan Ketua Ikatan Mahasiswa Desa Kalibu, Arjun, menilai berbagai potensi yang dimiliki desa harus terus dimanfaatkan secara optimal agar mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Menurutnya, capaian Desa Kalibu yang masuk kategori Desa Mandiri pada tahun 2022 menjadi bukti bahwa pembangunan dan kemandirian ekonomi masyarakat berjalan seiring.
Pada tahun 2022 Desa Kalibu masuk kategori Desa Mandiri. Ini menunjukkan bahwa desa tidak sepenuhnya bergantung pada pihak lain, terutama dalam aspek ekonomi.
“Dahulu yang paling dikenal adalah usaha batu merah, namun kini masyarakat juga memperoleh penghasilan dari sektor pertanian dan perikanan yang terus berkembang,” kata Arjun, Senin (1/6/2026).
Ia menjelaskan, usaha batu merah telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat jauh sebelum Kabupaten Buton Utara terbentuk.
Keberadaan usaha tersebut menunjukkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya alam yang tersedia untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.
Meski demikian, Arjun menegaskan bahwa upaya mempertahankan dan meningkatkan kemandirian ekonomi desa membutuhkan kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat.
Menurutnya, program pemberdayaan yang berkelanjutan serta pembangunan sarana dan prasarana pendukung menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pemerintah desa perlu terus memfasilitasi kebutuhan masyarakat melalui bantuan yang tepat sasaran, baik di sektor perikanan, pertanian maupun sektor produktif lainnya.
“Namun yang paling penting adalah memastikan bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan dan didukung dengan program pemberdayaan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Arjun juga menyoroti peran strategis BUMDes Mekar Sari yang saat ini mengelola beberapa unit usaha, mulai dari lapangan futsal, usaha ayam pedaging atau ayam potong, hingga pengelolaan pasar desa.
Menurutnya, keberadaan BUMDes tidak hanya berfungsi sebagai instrumen peningkatan pendapatan asli desa, tetapi juga mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat.
“BUMDes memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi desa. Selain meningkatkan pendapatan desa melalui berbagai unit usaha, keberadaannya juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Ini sangat penting untuk memberikan peluang bagi warga yang belum memiliki pekerjaan tetap,” katanya.
Lebih lanjut, Arjun menilai pertumbuhan ekonomi desa tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan berbagai fasilitas dan bantuan yang telah disediakan.
“Masyarakat harus mampu menggunakan bantuan yang diberikan secara bijak dan produktif. Bantuan memang bisa tersedia setiap tahun, tetapi tanpa kreativitas dan kemandirian, manfaatnya tidak akan maksimal. Bantuan tersebut seharusnya menjadi sarana untuk menunjang keberlangsungan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Ia meyakini bahwa keberhasilan Desa Kalibu dalam mempertahankan status sebagai desa mandiri sangat ditentukan oleh sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam mengelola potensi yang ada.
“Saya percaya Desa Kalibu dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mengelola sumber daya yang dimiliki. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah desa dan masyarakat, potensi yang ada tidak hanya dapat dipertahankan, tetapi juga terus dikembangkan demi meningkatkan kesejahteraan warga,” pungkasnya.
Laporan: Redaksi.




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook