Rumah Warga Rusak Diterjang Angin Helikopter Menkes, Dinkes Butur Ambil Alih Penanganan
BUTON UTARA – Sibersultra.com
Dua rumah warga di Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara (Butur), mengalami kerusakan yang diduga kuat akibat terpaan angin dari helikopter yang ditumpangi Menteri Kesehatan RI saat mendarat di Lapangan Raja Jin, Jumat (20/6/2025).
Kerusakan mencakup bagian atap rumah yang terlepas, serta pekarangan warga yang terdampak. Beberapa pohon pisang di sekitar rumah juga tumbang akibat kuatnya hembusan baling-baling helikopter.
“Alhamdulillah, dari BPBD dan Dinkes sudah turun langsung ke rumah kami dan rumah tetangga juga. Sudah dicek dan didata kerusakan yang terjadi,” ujar salah satu pemilik rumah kepada media ini.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Buton Utara, Idham Malik, membenarkan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung di lokasi.
“Iya, kami sudah turun. Tapi penanganannya sudah diambil alih oleh Dinas Kesehatan karena ini bukan kategori bencana alam,” jelas Idham.
Menurut Idham, kerusakan yang ditemukan di lokasi antara lain atap rumah berbahan asbes dan seng yang mengalami kerusakan.
Ia menambahkan, bahan perbaikan akan disiapkan oleh Dinas Kesehatan, sementara pengerjaan akan dibantu oleh Koramil/Kodim setempat.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Butur, Dr. Izanuddin, menyatakan komitmennya untuk segera menangani kerusakan tersebut. Ia memastikan perbaikan akan dimulai hari ini juga.
“Saya sudah arahkan anggota saya untuk mencarikan bahan bangunan dan tukang. Hari ini juga langsung kami perbaiki. Kami tetap bertanggung jawab,” tegasnya.
Sebelumnya, warga sempat mengungkapkan kekecewaan dan meminta pemerintah daerah bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Menteri Kesehatan hadir di Buton Utara dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Butur.
Pendaratan helikopter dilakukan di Lapangan Raja Jin, Kecamatan Kulisusu, yang berbatasan langsung dengan permukiman warga.
Laporan: Redaksi
Editor : Ao




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook