BUTON UTARA – Sibersultra.com

Pemerintah Desa Kadacua, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara (Butur), kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun desa dan memberdayakan masyarakat.

Pada Kamis, 26 Juni 2025, bertempat di Balai Desa Kadacua, Pemdes resmi menyalurkan bantuan pengadaan bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat tahap I Tahun Anggaran 2025.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Kadacua Bardimin, AMK, perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping desa, dan sejumlah masyarakat penerima bantuan.

Bardimin mengungkapkan, bantuan yang disalurkan merupakan hasil usulan masyarakat melalui forum Musyawarah Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes).

Kemudian dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2025.

“Seluruh usulan tersebut telah melalui proses verifikasi oleh tim yang terdiri dari unsur perangkat desa, BPD, dan LPM,” ucap Bardimin saat dihubungi via Whatshapp, pada, Sabtu (8/6/2025).

Kepala Desa Kadacua, Bardimin mengimbau masyarakat agar memanfaatkan dan merawat bantuan yang diterima dengan baik.

”MTQ

Ia menekankan, bahwa tidak semua orang bisa menerima bantuan setiap tahun karena sistem penyalurannya disesuaikan dengan skala prioritas kebutuhan masyarakat.

“Kalau tahun ini menerima bantuan, belum tentu tahun depan akan dapat lagi. Bisa jadi giliran orang lain yang lebih membutuhkan,” ujar Bardimin.

Kades juga mengingatkan, agar bantuan dari pemerintah desa tidak disalahgunakan, apalagi diperjualbelikan.

“Kalau tidak digunakan, lebih baik diberikan kepada warga lain yang membutuhkan. Tapi jika terbukti menjual bantuan, maka akan ada konsekuensinya. Bisa jadi tidak akan lagi menerima bantuan apapun dari desa,” tegas ketua Apdesi Butur ini.

Adapun bantuan yang diserahkan kepada masyarakat pada tahap I ini meliputi, Mesin ketinting 3 unit, Jaring ikan 20 buah, Tangki semprot 5 buah, Strom babi 3 set, Tandon air 10 buah, Bibit cengkeh 600 pohon dan Tong sampah 50 buah.

Dengan adanya bantuan ini, Bardimin berharap perekonomian masyarakat semakin membaik dan semangat gotong royong terus tumbuh demi kemajuan desa secara berkelanjutan.

Laporan: Redaksi

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook