BUTON UTARA – SIBERSULTRA.com

Menanggapi keluhan warga terkait Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Waode Angkalo, Kecamatan Bonegunu, Kabupaten Buton Utara (Butur) yang dilaporkan tidak berfungsi sejak lama.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Butur, Laode Husima, memastikan pihaknya akan turun langsung melakukan pengecekan di lokasi.

Hal tersebut disampaikan Laode Hasima saat dikonfirmasi media ini melalui WhatsApp, Minggu (26/4/2026).

Ia menyebutkan bahwa peninjauan lapangan dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026.

Laode Hasima menegaskan bahwa SPAM Waode Angkalo menjadi salah satu prioritas yang akan segera diserahterimakan kepada pemerintah desa.

“Sebelum serah terima, kami akan turun bersama untuk mengecek seluruh item atau komponen SPAM, baik yang masih berfungsi maupun yang sudah tidak berfungsi,” tegasnya.

Ia juga berharap kepala desa yang menjabat saat ini tidak menolak proses serah terima tersebut.

”MTQ

Menurutnya, aset yang diserahkan nantinya akan disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.

Sehingga tidak menjadi beban tanggung jawab pemerintah desa terhadap komponen yang sudah rusak.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa komponen SPAM yang mengalami kerusakan atau tidak berfungsi akan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah maupun pemerintah desa untuk dilakukan perbaikan, dengan catatan ketersediaan anggaran.

Selain itu, pihaknya juga akan mendorong pemerintah desa agar membentuk kelompok pengelola SPAM, baik secara mandiri maupun melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), guna memastikan sistem tersebut dapat berfungsi optimal.

“Dengan pengelolaan yang baik, SPAM di desa diharapkan tidak hanya berfungsi maksimal, tetapi juga bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PAD),” pungkasnya.

Laporan: Redaksi.

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook