Mantan Ketua HMTS Unsultra Dukung Perjuangan Ridwan Bae Kawal Perbaikan Jalan Pongkowulu–Baluara
BUTON UTARA – SIBERSULTRA.com
Dukungan terhadap upaya perbaikan ruas Jalan Pongkowulu–Baluara, Kecamatan Kambowa, Kabupaten Buton Utara (Butur), terus mengalir dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Ardyanto.
Ardyanto diketahui adalah mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Sulawesi Tenggara (HMTS Unsultra) periode 2021–2022.
Ardyanto menyatakan apresiasi dan dukungan penuh terhadap komitmen Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, yang terus mengawal usulan perbaikan ruas jalan Pongkowulu–Baluara.
Usulan tersebut sebelumnya telah diajukan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara kepada Pemerintah Pusat melalui Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun 2026.
Menurut Ardyanto, langkah yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Ridwan Bae menunjukkan keseriusan dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur yang layak, aman, dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Bapak Ridwan Bae yang terus mengawal dan memperjuangkan usulan perbaikan ruas jalan Pongkowulu–Baluara. Ini merupakan harapan besar masyarakat Buton Utara yang selama bertahun-tahun mendambakan adanya perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut,” ujar Ardyanto, Selasa (2/6/2026).
Sebagai alumni Teknik Sipil, Ardyanto menilai kondisi ruas jalan Pongkowulu–Baluara memang membutuhkan penanganan yang komprehensif.
Selain menjadi jalur vital penghubung aktivitas masyarakat, ruas jalan tersebut juga berperan penting dalam mendukung distribusi barang dan mobilitas antarwilayah di Kabupaten Buton Utara.
Ia menjelaskan, kerusakan yang terjadi di sejumlah titik serta kondisi geometrik jalan yang cukup menantang, khususnya pada beberapa tanjakan, kerap menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Ruas jalan ini sudah lama menjadi keluhan masyarakat. Selain mengalami kerusakan di sejumlah titik, kondisi jalan yang cukup berat di beberapa bagian sering memicu kecelakaan.
“Kendaraan angkutan barang maupun truk juga kerap mengalami kendala saat melintas hingga menyebabkan insiden kendaraan tergelincir atau bahkan terbalik,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ardyanto menegaskan bahwa perbaikan ruas jalan Pongkowulu–Baluara tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menyangkut aspek keselamatan pengguna jalan, kelancaran mobilitas masyarakat, serta upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kita semua berharap dan berdoa agar niat baik serta ikhtiar yang sedang diperjuangkan ini dapat membuahkan hasil. Semoga pada tahun 2026 ruas jalan Pongkowulu–Baluara memperoleh alokasi anggaran melalui Program IJD sehingga proses perbaikannya dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Buton Utara,” tutupnya.
Dukungan dari berbagai elemen masyarakat ini menjadi bukti bahwa perbaikan ruas Jalan Pongkowulu–Baluara merupakan kebutuhan mendesak yang dinantikan warga.
Harapan besar kini tertuju pada pemerintah pusat agar usulan tersebut dapat masuk dalam prioritas pembangunan infrastruktur daerah pada tahun anggaran 2026.
Laporan: Redaksi




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook