Gerak Cepat Damkar Butur Padamkan Api di Laangke, Danton Apresiasi Warga dan Ingatkan Bahaya Korsleting
BUTON UTARA – Sibersultra.com
Kepanikan menyelimuti warga Desa Laangke, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara (Butur) saat kobaran api melalap sebuah rumah panggung milik Wa Mou, Kamis (16/7/2026).
Di tengah kepulan asap yang membumbung tinggi, warga beramai-ramai berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu bantuan datang.
Danton Peleton II Damkar Buton Utara, Arsimon, mengatakan informasi pertama mengenai kebakaran justru diterima dari wartawan Sibersultra.com.
Laporan itu kemudian langsung diteruskan ke Mako Damkar untuk segera ditindaklanjuti.
“Informasi pertama kami terima dari wartawan Sibersultra.com. Setelah laporan masuk ke Mako, anggota langsung bergerak menuju lokasi,” ujar Arsimon, Jumat (17/7/2026).
Tak butuh waktu lama, dua unit armada pemadam bersama sekitar 15 personel langsung meluncur ke lokasi.
Dengan jarak tempuh yang hanya sekitar dua menit dari Mako ke TKP, petugas segera melakukan penyiraman begitu tiba di lokasi.
Arsimon menyebut proses pemadaman berjalan lancar tanpa kendala. Berkat gerak cepat petugas dan bantuan warga yang sejak awal berjibaku melawan kobaran api, si jago merah berhasil dijinakkan hanya dalam waktu sekitar lima menit.
“Begitu sampai kami langsung lakukan penyiraman dan pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar lima menit. Setelah itu kami tidak melakukan pendinginan karena pihak kepolisian sudah mulai melakukan investigasi di lokasi,” jelasnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada warga Desa Laangke yang sigap bergotong royong membantu memadamkan api sebelum mobil pemadam tiba.
“Semangat gotong royong masyarakat patut diapresiasi. Sejak awal warga sudah berusaha menahan api agar tidak semakin meluas. Bantuan mereka sangat berarti,” katanya.
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, menurut informasi dari pihak korban, uang tunai sekitar Rp7 juta ikut hangus terbakar.
Sementara itu, tingkat kerusakan rumah diperkirakan mencapai sekitar 95 persen, dengan total kerugian ditaksir berkisar antara Rp50 juta hingga Rp70 juta.
Arsimon menambahkan, kemampuan personel Damkar Buton Utara saat ini sudah cukup baik dalam menangani kebakaran.
Meski begitu, ia berharap pemerintah daerah dapat terus melengkapi kebutuhan petugas di lapangan, baik armada maupun peralatan pendukung lainnya agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal.
Di akhir keterangannya, Arsimon mengimbau masyarakat Buton Utara agar lebih berhati-hati saat meninggalkan rumah.
Ia meminta warga memastikan seluruh peralatan listrik maupun kompor sudah dalam kondisi aman sebelum beraktivitas di luar rumah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Buton Utara supaya selalu mengecek instalasi listrik di rumah, jangan menggunakan kabel atau colokan yang sudah rusak, dan pastikan semua peralatan elektronik maupun kompor sudah dimatikan sebelum meninggalkan rumah. Langkah sederhana seperti ini bisa mencegah kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar,” tutupnya.
Laporan: Redaksi.






