BUTON UTARA – Sibersultra.com

Polemik rencana pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Matalagi, Kecamatan Wakorumba Utara, mendapat tanggapan langsung dari Dandim 1429 Buton Utara, Letkol Artileri Medan (ARM) Novan Adriansyah.

Menanggapi adanya keberatan sebagian warga terkait lokasi pembangunan yang disebut-sebut juga diperuntukkan bagi pembangunan masjid, Dandim menegaskan bahwa pembangunan tidak akan dipaksakan apabila menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

“Gak kita bangun kalau ada polemik, kita akan bangun dilahan lain, yang tidak dibangun adalah yang lahannya polemik” ujar Dandim saat dimintai tanggapannya, Senin (3/8/2026).

Ia juga menilai polemik tersebut muncul terlalu dini karena proses penetapan lokasi disebut belum sampai pada tahap final.

“Kan didaftarkan saja belum kok sudah ribut,” tambahnya.

Menurut Dandim, apabila memang terdapat keberatan masyarakat terhadap lokasi yang direncanakan, maka pembangunan KDMP dapat dialihkan ke lahan lain yang tidak menimbulkan persoalan.

“Kita bangun di lahan lain kalau ada. Untuk lahan yang diperuntukkan masjid gak kita ganggu,” tegasnya.

”MTQ

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen Kodim 1429 Butur untuk menjaga kondusivitas masyarakat serta menghormati aspirasi warga Desa Matalagi.

Dandim menegaskan bahwa pada prinsipnya Kodim hadir untuk membantu masyarakat, bukan menambah persoalan di tengah warga.

“Kodim pada intinya membantu masyarakat, sehingga semua aspirasi masyarakat akan Kodim wadahi, termasuk yang berkaitan dengan KDMP,” ujarnya.

Tanggapan Dandim tersebut diharapkan dapat meredam ketegangan yang sempat muncul di tengah masyarakat Desa Matalagi.

Warga pun diimbau untuk tetap mengedepankan musyawarah dan komunikasi yang baik sambil menunggu kejelasan lebih lanjut mengenai rencana pembangunan KDMP di desa tersebut.

Laporan: Redaksi.