BAUBAU – SIBERSULTRA.com

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Baranusa Sulawesi Tenggara menyatakan dukungannya terhadap sikap anggota DPRD Kabupaten Buton Selatan (Busel) yang mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Busel segera menyelesaikan persoalan listrik di Pulau Siompu.

Ketua DPW Baranusa Sultra, Nanda Nilavriawan, menilai persoalan listrik di Pulau Siompu sudah berlangsung terlalu lama dan hingga kini belum mendapat penyelesaian yang maksimal. Menurutnya, masyarakat telah merasakan dampaknya selama kurang lebih 15 tahun.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Buton Selatan segera menghadirkan layanan listrik yang layak bagi masyarakat Pulau Siompu. Sudah terlalu lama warga hidup dengan keterbatasan listrik,” kata Nanda kepada SIBERSULTRA.com, Kamis (2/7/2026).

Nanda mengaku telah melihat langsung kondisi masyarakat di Kecamatan Siompu. Ia menyebut pasokan listrik yang hanya menyala sekitar 15 jam, mulai pukul 15.00 hingga 06.00 Wita, sangat menghambat aktivitas warga. Bahkan, menurutnya, kondisi itu masih sering diperparah dengan pemadaman bergilir pada malam hari.

Ia menjelaskan, keterbatasan listrik juga berdampak terhadap operasional Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pulau Siompu. Para relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kerap mengalami kesulitan menjalankan tugas akibat terbatasnya pasokan listrik.

Tak hanya itu, aktivitas belajar anak-anak, pekerjaan ibu rumah tangga, pelaku usaha kecil, pedagang sembako, hingga masyarakat pada umumnya ikut terganggu karena tidak adanya aliran listrik pada pagi hingga siang hari.

Karena itu, Nanda meminta Bupati Buton Selatan, Muhammad Adios, segera mengambil langkah nyata agar masyarakat Pulau Siompu bisa menikmati listrik selama 24 jam.

”MTQ

“Apakah melalui kabel bawah laut, tenaga surya, atau solusi lainnya, yang terpenting masyarakat Pulau Siompu bisa menikmati listrik selama 24 jam seperti masyarakat di Kota Baubau dan daerah lainnya,” tegasnya.

Selain persoalan listrik, Baranusa Sultra juga mendukung desakan anggota DPRD Busel agar pemerintah daerah segera memperbaiki infrastruktur jalan di Pulau Siompu.

Menurut Nanda, ruas jalan di Desa Karae, Desa Lontoi, Desa Batuawu hingga perbatasan Kecamatan Siompu Barat juga membutuhkan perhatian serius karena kondisinya dinilai belum memadai.

“Kami mendukung penuh desakan DPRD agar pemerintah segera menyelesaikan persoalan listrik dan infrastruktur jalan di Pulau Siompu. Sudah saatnya masyarakat di sana mendapatkan pelayanan yang lebih baik,” tutupnya.

Laporan: Redaksi