BUTON UTARA – SIBERSULTRA.com

Bupati Buton Utara, Afirudin Mathara, SH., MH., mengajak seluruh perangkat daerah dan masyarakat menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Buton Utara (Butur), sebagai momentum memperbarui semangat serta memperkuat tekad pengabdian bagi kemajuan daerah.

Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka peringatan HUT Kabupaten Buton Utara ke-19 yang berlangsung di Aula Rapat Gedung DPRD Buton Utara, Rabu (1/7/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa peringatan hari jadi tahun ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi menyeluruh terhadap perjalanan pemerintahan daerah selama hampir dua dekade.

Menurutnya, peringatan HUT menjadi ruang untuk melakukan retrospeksi, introspeksi, dan prospeksi atas eksistensi daerah otonom yang dibangun sejak pemekaran Kabupaten Buton Utara.

“Kita hadir di sini untuk mengukur sejauh mana cita-cita luhur pemekaran daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2007 mampu diwujudkan menjadi peningkatan kesejahteraan yang dirasakan secara langsung oleh seluruh lapisan masyarakat di Bumi Buton Utara,” ujar Afirudin.

Ia menambahkan, fondasi pembangunan yang telah dirintis para pejuang pemekaran menjadi warisan penting yang saat ini terus diperkuat dan disempurnakan untuk menjawab tantangan pembangunan ke depan.

Memasuki usia ke-19, lanjutnya, Kabupaten Buton Utara kini berada pada fase transisi yang menentukan. Daerah tidak lagi berfokus pada pembangunan dasar kelembagaan, tetapi telah memasuki tahap penguatan struktur ekonomi, peningkatan daya saing di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara, serta pengembangan tata kelola pemerintahan yang adaptif terhadap perubahan regulasi dan transformasi digital nasional.

”MTQ

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Buton Utara terus mendorong integrasi program perlindungan sosial dengan pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis desa.

Langkah tersebut dilakukan agar upaya pengentasan kemiskinan tidak hanya bersifat bantuan jangka pendek, tetapi mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang produktif dan mandiri.

Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menghadapi sejumlah isu strategis daerah, terutama terkait optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan penguatan kemandirian fiskal.

Menurutnya, struktur APBD Kabupaten Buton Utara hingga saat ini masih memiliki ketergantungan yang cukup besar terhadap dana transfer pemerintah pusat.

Kondisi tersebut menuntut pemerintah daerah untuk lebih cermat dalam menentukan skala prioritas dan menyusun program yang berdampak langsung terhadap peningkatan daya beli masyarakat.

Mengakhiri sambutannya, Afirudin kembali mengajak seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat untuk menjadikan HUT ke-19 Kabupaten Buton Utara sebagai titik awal penguatan komitmen bersama dalam membangun daerah.

“Momentum Hari Jadi ke-19 Kabupaten Buton Utara Tahun 2026 harus menjadi tonggak pembaruan semangat dan tekad pengabdian. Segala kekurangan di masa lalu menjadi pelajaran berharga untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan, sedangkan seluruh capaian hari ini menjadi modal dasar untuk melangkah menuju masa depan Buton Utara yang lebih maju dan gemilang,” tegasnya.

Rapat Paripurna Istimewa tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Buton Utara beserta unsur pimpinan dan anggota DPRD, Dandim 1429 Buton Utara, Forkopimda, Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli, kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Buton Utara, pimpinan instansi vertikal dan perbankan, Ketua dan Wakil Ketua PKK, para tokoh pejuang pemekaran, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh adat.

Laporan: Redaksi.