BUTON UTARA — Sibersultra.com

Menyikapi isu terkait akan hadirnya gerai Indomaret di Desa Waode Buri, Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara (Butur) Pelaksana Tugas Ketua Yayasan Lembaga Forum Hukum Indonesia (YL FHI) Sulawesi Tenggara, Bahasar, angkat bicara.

Dirinya menegaskan bahwa kehadiran ritel modern tersebut tidak serta merta berdampak negatif terhadap pedagang kecil di daerah tersebut.

“Saya baru satu bulan menjabat sebagai pelaksana tugas Ketua YL FHI Sultra, menggantikan ketua sebelumnya yang juga mendukung keberadaan Indomaret di Buton Utara,” ujar Bahasar dalam keterangannya, Senin (19/5/2025).

Menurut Bahasar, sebagian besar masyarakat, khususnya di Desa Waode Buri, justru menyambut positif keberadaan Indomaret. Dia menilai, ritel modern tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kami masyarakat Waode Buri justru merasa terbantu dengan hadirnya Indomaret. Kehadiran mereka memberi warna baru dalam perkembangan desa kami,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bahasar yang merupakan warga asli Waode Buri menyatakan bahwa penolakan hanya datang dari segelintir oknum masyarakat yang belum memahami manfaat keberadaan Indomaret secara menyeluruh.

Dalam kesempatan yang sama, Bahasar juga menyampaikan apresiasinya kepada mantan Ketua YL FHI Sultra, Rasul Mustafa Ansar, yang dikenal dengan sebutan Ali.

”MTQ

Meski  masih menunggu SK resmi dari pusat, Bahasar tetap melanjutkan koordinasi dan menjalankan visi positif YL FHI Sultra dalam mendampingi masyarakat.

“Jasa beliau sangat besar, dan saya menganggapnya sebagai mentor sejati. Kini seluruh kepengurusan lama telah kami evaluasi dan ganti demi efektivitas kerja organisasi,” tutup Bahasar.

Laporan: Redaksi

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook