Polres Butur Tahan Tersangka Kasus Pembakaran Motor Terkait Masalah Asmara
BUTON UTARA — Sibersultra.com
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Buton Utara, melalui Unit I Pidana Umum, menahan seorang tersangka dalam kasus dugaan pembakaran motor yang membahayakan keamanan umum bagi orang atau barang, sebagaimana diatur dalam Pasal 187 ke-1 KUHP.
Tersangka berinisial EZ alias YU (20), warga Kampung Baru, Desa La Angke, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara, diamankan pada Sabtu, 24 Mei 2025, sekitar pukul 21.30 wita.
Ia diduga terlibat dalam aksi pembakaran dan pengeroyokan yang terjadi pada Jumat, 23 Mei 2025, sekitar pukul 00.10 wita di Kelurahan Bangkudu, Kecamatan Kulisusu.
Kapolres Buton Utara, AKBP Totok Budi S, melalui Kabag Ops sekaligus Plt Kasi Humas Polres Butur, La Ondo, membenarkan penahanan tersebut.
“Penahanan dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/31/V/2025/SPKT/POLRES BUTON UTARA/POLDA SULTRA, tanggal 23 Mei 2025, disertai Surat Perintah Penyidikan dan Surat Perintah Penahanan dari Satreskrim,” jelas La Ondo saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (26/5/2025).
Kabag Ops menambahkan, kasus pengeroyokan sekaligus pembakaran motor tersebut kini telah diungkap dan sedang dalam proses penyidikan, setelah pelaku utama berhasil diamankan.
“Untuk kasus pengeroyokan, terdapat tiga pelaku. Dua di antaranya masih di bawah umur sehingga mendapatkan perlakuan khusus dan pendampingan dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA),” ungkapnya.
“Sementara itu, pelaku utama pembakaran motor telah ditahan di Rumah Tahanan Polres Buton Utara,” sambungnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan, motif pelaku diduga karena kesalahpahaman terkait hubungan asmara. Pelaku cemburu terhadap korban.
Atas kejadian ini, La Ondo menyampaikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anaknya.
“Apabila anak tidak berada di rumah pada pukul 21.00 malam, sebaiknya segera dicari keberadaannya. Perhatikan pula perilaku anak sehari-hari. Jika perlu, berikan pendampingan dan perhatian khusus, terutama bagi anak yang masih di bawah umur,” tutupnya.
Laporan: Redaksi.




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook