Tragis! Warga Buton Selatan Ditemukan Tewas di Dalam Perut Ular Piton
BUTON SELATAN – Sibersultra.com
Suasana duka menyelimuti warga Kelurahan Majapahit, Kabupaten Buton Selatan (Busel), usai peristiwa mengerikan yang menimpa seorang pria paruh baya.
Warga dikejutkan oleh penemuan sesosok jasad pria atas nama La Noti berusia 60 tahun yang ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam perut seekor ular piton sepanjang sekitar 8 meter, Sabtu (5/7/2025).
Salah satu keluarga korban mengatakan, Kejadian bermula pada Jumat pagi, 4 Juli 2025.
Korban yang diketahui biasa pergi ke kebun, berangkat seperti biasanya sekitar pukul 07.00 Wita dengan menggunakan sepeda motor.
“Namun hingga malam tiba, korban tak kunjung pulang ke rumah,” ucap keluarga Korban.
Keluarga yang mulai cemas memutuskan untuk mencari keberadaan korban. Upaya pencarian pun dilakukan hingga larut malam, namun hasilnya nihil.
“Keesokan harinya, Sabtu 5 Juli 2025, pencarian kembali dilanjutkan dengan melibatkan warga setempat, aparat Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” terangnya.
Hingga sekitar pukul 15.40 WITA, para pencari menemukan hal mencurigakan. Tak jauh dari sebuah wale (rumah kebun), mereka melihat seekor ular piton raksasa dengan perut membesar yang tidak biasa.
Kecurigaan pun muncul, mungkinkah sang korban telah menjadi mangsa hewan buas itu. Tanpa menunggu lama, warga bersama aparat menangkap ular tersebut.
Ular dipukul pada bagian kepala hingga lemas, kemudian diangkat ke tempat yang lebih terbuka. Dalam suasana tegang dan penuh duka, ular itu dibelah perutnya.
Benar saja jasad sang korban ditemukan utuh di dalam perut ular. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati.
Warga setempat, bersama Babinsa menyaksikan langsung proses mengeluarkan jenazah dari perut ular tersebut.
“Pukul 16.20 WITA, jenazah korban akhirnya dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan,” terang keluarga korban.
Peristiwa tragis ini sontak membuat warga sekitar terguncang. Kejadian langka dan mengenaskan ini menjadi peringatan akan potensi bahaya hewan liar, terutama di wilayah kebun dan hutan yang masih menjadi habitat alami ular-ular besar.
Laporan: Salmudin Haenudin
Editor: AO




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook