24 Tahun Berkarya, SMAN 1 Batauga Jadi Pilar Pendidikan di Buton Selatan
BUTON SELATAN – SIBERSULTRA.com
Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 SMA Negeri 1 Batauga berlangsung meriah pada Sabtu, 27 September 2025.
Acara ini dihadiri oleh mantan Kepala Sekolah SMAN 1 Batauga, Drs. La Safilin, serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara Rayon Baubau–Buton Selatan, La Jaman, yang turut memberikan sambutan inspiratif.
Dalam pidatonya, La Safilin menyampaikan apresiasi atas perjalanan panjang SMAN 1 Batauga yang telah berdiri kokoh selama hampir seperempat abad.
Menurutnya, sekolah ini menjadi salah satu institusi pendidikan unggulan yang konsisten melahirkan generasi muda berprestasi serta berkontribusi besar bagi daerah maupun bangsa.
“SMAN 1 Batauga telah membuktikan dedikasinya dalam mencetak sumber daya manusia yang tak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter. Ini adalah hasil kerja keras dan komitmen semua pihak di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Mantan kepsek sekaligus perintis SMAN 1 Batauga, yang kini menjabat eselon III di Kabupaten Buton Selatan, juga menekankan pentingnya penguatan pendidikan karakter di era globalisasi.
Ia berharap para siswa tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga membangun akhlak, kepemimpinan, serta kepedulian sosial.
“Gunakan masa sekolah untuk menempa diri. Kita butuh generasi emas yang berakhlak, kreatif, dan mampu bersaing di tingkat global. Semoga ke depan, lahir pemimpin daerah dari SMAN 1 Batauga ini,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Batauga, La Dati, dalam laporannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar sekolah yang telah berkontribusi hingga acara HUT ke-24 dapat berjalan lancar.
Ia menilai, usia 24 tahun adalah fase kedewasaan bagi sebuah institusi.
“Seperti halnya manusia, 24 tahun adalah usia dewasa. Artinya kita sudah bisa membedakan mana yang baik dan buruk. Momentum ini juga untuk mengenang jasa para pendiri sekolah yang telah meletakkan dasar pendidikan di Batauga,” ujar La Dati.
Rangkaian HUT ke-24 diisi dengan berbagai kegiatan edukatif, lomba, serta kebersamaan antara siswa dan guru.
Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala Sekolah, di mana setiap kelas turut menyajikan kuliner lokal khas Buton Selatan.
Tumpeng terbaik dipilih sebagai ikon acara, simbol rasa syukur atas perjalanan panjang sekolah dalam mencerdaskan anak bangsa.
Momen ini juga menjadi penegas kolaborasi erat antara pemerintah dan institusi pendidikan dalam menciptakan masa depan generasi yang lebih baik.
Pemerintah Kabupaten Buton Selatan berkomitmen untuk terus menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan daerah.
Laporan: Salmudin H




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook