Pelantikan Pengurus Sanggar Anak Desa: Wujud Nyata Komitmen Pelestarian Budaya Tolaki di Desa Konda I
KONAWE SELATAN – SIBERSULTRA.com
Dalam rangka melanjutkan komitmen pelestarian budaya lokal, PPK Ormawa HMPS PGSD Universitas Sulawesi Tenggara menginisiasi pembentukan dan pelantikan Pengurus Sanggar Anak Desa di Desa Konda I, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan.
Acara pelantikan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat di Balai Desa Konda I, dengan dihadiri oleh Kepala Desa Konda I, para perangkat desa, tokoh adat dan masyarakat, guru SD Negeri 02 Konda, serta tim PPK Ormawa HMPS PGSD Unsultra.
Pengurus Sanggar Anak Desa yang telah terbentuk resmi dilantik langsung oleh Kepala Desa Konda I.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada mahasiswa Universitas Sulawesi Tenggara yang telah berperan aktif menghidupkan kembali semangat pelestarian budaya Tolaki melalui pembentukan sanggar ini.
“Kami sangat mendukung program ini. Semoga Sanggar Anak Desa ini bisa menjadi wadah bagi anak-anak dan masyarakat untuk belajar, berkreasi, serta menjaga identitas budaya Tolaki yang mulai pudar di tengah perkembangan zaman,” ujar Kepala Desa Konda I dalam sambutannya.
Sementara itu, perwakilan dari PPK Ormawa HMPS PGSD Universitas Sulawesi Tenggara menjelaskan bahwa pembentukan sanggar ini merupakan bagian dari tindak lanjut program bertema “Menghidupkan Kembali Warisan Tolaki Melalui Sanggar Anak Desa sebagai Pilar Pelestarian Budaya”.
Sanggar Anak Desa ini diharapkan menjadi pusat kegiatan seni dan budaya, khususnya dalam bidang tari tradisional Tolaki, serta menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai budaya daerahnya sendiri.
Kegiatan ini menandai langkah baru kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan pelestarian budaya yang berkelanjutan, dengan semangat gotong royong dan cinta budaya lokal.
Laporan: Redaksi




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook