Sungai Langkumbe Meluap, Puluhan Pekarangan Rumah di Buton Utara Terendam Banjir
BUTON UTARA – SIBERSULTRA.com
Intensitas curah hujan yang tinggi menyebabkan Sungai Langkumbe meluap dan merendam sejumlah wilayah permukiman warga di Desa Lapandewa, Kecamatan Kulisusu Barat, Kabupaten Buton Utara, Jumat (8/5/2026) malam.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, personel Polsek Kulisusu Barat turun langsung ke lokasi untuk melakukan monitoring dan pemantauan situasi banjir serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.
Kapolsek Kulisusu Barat, Ipda Aryana, S.H., bersama anggotanya melakukan pengecekan di beberapa titik terdampak, khususnya di Kampung Takari Dusun II dan Dusun I Desa Lapandewa yang berada di bantaran Sungai Langkumbe.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sekitar 11 pekarangan rumah warga di Kampung Takari Dusun II terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 70 sentimeter akibat luapan Sungai Langkumbe.
Selain itu, sekitar 20 pekarangan rumah warga di Dusun I Desa Lapandewa juga terdampak dengan ketinggian air yang sama.
Luapan air bahkan mencapai badan jalan dengan ketinggian sekitar 70 sentimeter sehingga kendaraan untuk sementara waktu tidak dapat melintas di lokasi tersebut.
Dalam kegiatan monitoring tersebut, personel Polsek Kulisusu Barat juga aktif mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai.
Warga diminta segera mengamankan barang-barang berharga serta terus memperhatikan kondisi cuaca apabila debit air kembali meningkat.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap siaga dan waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat curah hujan masih cukup tinggi. Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” ujar Kapolsek saat berada di lokasi pemantauan.
Hingga saat ini, situasi di wilayah terdampak banjir terpantau aman dan kondusif. Tidak terdapat korban jiwa, korban luka maupun kerugian material dalam peristiwa tersebut.
Personel Polsek Kulisusu Barat masih terus melakukan pemantauan guna mengantisipasi perkembangan situasi di lapangan.
Laporan: Redaksi.




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook