Sering Kecelakaan, JMSI Kolaka Raya Minta Pemda dan Polres Bersinergi Bangun Pos Lantas di Pomalaa
KOLAKA – SIBERSULTRA.com
Ketua Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kolaka Raya, Andri Ovianto, dengan tegas meminta Polres Kolaka bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk membangun Pos lantas di Kecamatan Pomalaa.
Hal itu bukan tanpa alasan, penegasan itu akibat Peningkatan volume kendaraan yang cukup padat di pagi hari dan sore hari yang mengakibatkan sering terjadinya kecelakaan.
Menurutnya, kehadiran Pos Lantas di Pomalaa khususnya di lokasi rawan kecelakaan atau pelanggaran berfungsi untuk memantau, mengatur, dan mendisiplinkan pengguna jalan, yang secara signifikan mengurangi risiko kecelakaan.
“Sejak adanya PSN di Kecamatan Pomalaa hampir tiap hari terjadi kecelakaan. salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan karena padatnya volume kendaraan terutama di pagi hari dan sore hari,” ucap Andri ovianto.
Andri sapaan akrabnya, menambahkan kehadiran Pos lantas ini nantinya berfungsi sebagai basis operasi untuk penegakan hukum.
“Termasuk menindak pelanggaran lalu lintas dan melakukan penyidikan awal kecelakaan lalu lintas,” tuturnya.
Kata dia, Petugas dari pos lantas dapat melaksanakan tugas pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli (Turjawali) untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar, terutama di titik-titik kepadatan tinggi.
“Pos lantas ini nantinya berfungsi sebagai titik pelayanan terdepan di mana masyarakat dapat dengan mudah berinteraksi dengan polisi, misalnya untuk melapor kecelakaan, meminta bantuan, atau mendapatkan informasi terkait lalu lintas,” ungkapnya.
Lanjut kata dia, kehadiran polisi di pos lantas dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan dan masyarakat yang berada di Kecamatan Pomalaa, serta mencegah potensi tindak kriminalitas di jalan raya.
Ketua JMSI Kolaka Raya berharap agar Polres Kolaka dan Pemerintah Daerah dapat sesegera mungkin membangun Pos Lantas di Kecamatan Pomalaa.
“Hal ini agar Kemacetan dan angka Kecelakaan dapat bisa berkurang,” tutupnya.
Laporan: Redaksi.





Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook