BUTON UTARA – SIBERSULTRA.com

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Buton Utara (Butur) menyiapkan sejumlah rumah ibadah dalam program Masjid Ramah Pemudik guna memberikan pelayanan serta kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Idulfitri.

Program yang digagas oleh Kementerian Agama RI ini dilaksanakan di berbagai masjid yang tersebar di wilayah Kabupaten Buton Utara.

Rumah ibadah tersebut disiapkan sebagai tempat singgah sementara bagi para pemudik yang melintasi wilayah Buton Utara, baik melalui jalur darat maupun laut.

Program ini menyasar para pemudik yang akan merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga, termasuk masyarakat yang masuk maupun keluar dari wilayah Kabupaten Buton Utara.

Kepala Kantor Kemenag Buton Utara, La Diri, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Buton Utara untuk menyiapkan masjid-masjid yang berada di jalur strategis sebagai tempat istirahat bagi para pemudik.

Ia menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga dapat menjadi ruang pelayanan sosial bagi masyarakat, khususnya pada momentum arus mudik Idulfitri.

“Hadirnya program Masjid Ramah Pemudik ini merupakan bentuk kepedulian Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik. Kami ingin memastikan para pemudik yang melintasi Kabupaten Buton Utara dapat beristirahat dengan nyaman di masjid-masjid yang telah disiapkan,” ujar La Diri.

”MTQ

Menurutnya, masjid-masjid yang ditunjuk dalam program ini diharapkan dapat menyediakan fasilitas dasar bagi pemudik seperti tempat beristirahat, air bersih, tempat wudhu, serta ruang untuk menunaikan ibadah.

“Kami telah menginstruksikan seluruh jajaran Kantor Urusan Agama agar berkoordinasi dengan pengurus masjid untuk menyiapkan fasilitas yang memadai bagi pemudik. Dengan demikian, masjid benar-benar dapat menjadi tempat singgah yang aman, nyaman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

La Diri juga menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan wajah pelayanan keagamaan yang ramah dan inklusif bagi masyarakat.

“Melalui program ini kami berharap masjid dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai tempat beristirahat bagi para pemudik. Kami siap menyukseskan program Masjid Ramah Pemudik ini di Kabupaten Buton Utara demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Adapun delapan masjid yang disiapkan sebagai Masjid Ramah Pemudik di Kabupaten Buton Utara, khususnya di jalur arus mudik Kecamatan Wakorumba Utara, antara lain:
Masjid Al Akbar Labuan Bajo.
Masjid Al-Muhajirin Labuko.
Masjid Nurul Iman Lasiwa.
Masjid Al-Wustha Labaraga.
Masjid Al-Muhajirin Sumampeno.
Masjid Al-Amin Mata Langi.
Masjid Al-Ikhlas Wamorapa Danasjid Arrahman Wantulasi.
Masjid Uswatun Hasanah Labuan.

Dengan adanya program Masjid Ramah Pemudik, diharapkan para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Buton Utara dapat merasakan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan menuju kampung halaman untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga.

Laporan: Redaksi.

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook