KENDARI – SIBERSULTRA.com

Transparansi dan kualitas pelayanan di lingkungan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapat sorotan tajam.

Pasalnya, pucuk pimpinan di dinas tersebut diduga anti-kritik dan lamban dalam merespons laporan masyarakat.

Kekecewaan mendalam diungkapkan oleh Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Nasional Sultra dan yang paling menyakitkan oknum sekretaris perikanan tidak menghargai ketua DPD JPKP Nasional sultra.

Mereka menilai kinerja Kepala Dinas (Kadis) beserta Sekretaris DKP Sultra tidak profesional karena membiarkan aduan masyarakat terbengkalai selama berbulan-bulan.

” Saya sangat kecewa dengan kinerja Kadis Perikanan Provinsi Sultra. Sudah beberapa bulan ini aduan kami hanya menjadi tumpukan berkas tanpa ada solusi, ” ujar Ali, perwakilan DPD JPKP Nasional Sultra, Jumat (22/5/2026).

Lanjutn Ali, Kami sudah pernah datang secara resmi dengan menyurat, tetapi mereka selalu keluar. Bahkan saat surat aksi dimasukkan beberapa hari lalu, mereka kembali menghindar.

“Apakah model seperti itu yang layak jadi pimpinan?” tanyanya.

”MTQ

Ali, yang merupakan alumni lulusan Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta sebuah institusi pendidikan perikanan pusat sangat menyayangkan penempatan pejabat yang dinilai tidak memahami esensi sektor kelautan dan perikanan.

“Kami sangat menyayangkan pejabat yang tidak paham dengan dunia perikanan justru ditugaskan di dinas ini ” ketus Ali dengan nada kesal.

Melihat kondisi tersebut, DPD JPKP Nasional Sultra mendesak Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara untuk segera mengevaluasi total kinerja DKP Sultra, khususnya pada jabatan Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas.

Menurut Ali, Sultra memiliki banyak sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan memiliki latar belakang pendidikan perikanan yang jauh lebih layak untuk menduduki posisi tersebut.

Di akhir penyataannya, Ali menambahkan bahwa selama beberapa tahun terakhir, pihaknya selalu membangun kemitraan yang baik dalam pengawasan laut bersama PSDKP Kelautan dan Perikanan Provinsi Sultra. Namun, kepemimpinan Kadis dan Sekretaris yang sekarang justru dinilai paling mengecewakan.

“Baru di tahun ini kami dibuat sangat geram dengan kinerja Kepala Dinas dan Sekretarisnya,” pungkas Ali.

Sampai berita ini diturunkan, awak media masih berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sultra terkait tudingan tersebut.

Laporan: Redaksi.

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook