Gunakan Tenaga Kerja Dari Luar, Proyek Jalan Rabat Beton Pokmas Lakambau Dikritik Warga
BUTON SELATAN – Sibersultra.com
Proyek pembangunan jalan rabat beton yang dikelola Kelompok Masyarakat (Pokmas) di Kelurahan Lakambau, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, menuai sorotan dari warga.
Sejumlah masyarakat mempertanyakan keputusan Pokmas yang menggunakan tukang dan tenaga kerja dari luar Kelurahan Lakambau.
Warga menilai proyek yang dikerjakan dengan pola swakelola semestinya menjadi kesempatan untuk memberdayakan masyarakat setempat.
Menurut mereka, masih banyak tukang dan buruh bangunan di Lakambau yang memiliki kemampuan dan membutuhkan pekerjaan.
“Ini proyek swakelola masyarakat. Seharusnya yang bekerja warga Lakambau sendiri supaya ada perputaran ekonomi di kelurahan kita. Masih banyak tukang lokal di sini yang menganggur dan butuh penghasilan,” ujar salah seorang warga.
Menanggapi kritik tersebut, Ketua Pokmas Lakambau, Juliman, mengatakan bahwa mekanisme pelaksanaan pekerjaan telah dibahas dan dikoordinasikan di tingkat bawah.
“Semua sudah diatur oleh kepala kampung, itu urusannya kepala kampung dan sudah klir,” kata Juliman saat dikonfirmasi terkait penggunaan tenaga kerja dari luar wilayah Lakambau.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kelurahan Lakambau belum memberikan tanggapan.
Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media melalui pesan WhatsApp kepada Lurah Lakambau belum mendapat respons karena nomor telepon yang bersangkutan terpantau tidak aktif.
Warga berharap persoalan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait. Mereka menginginkan agar setiap proyek pembangunan yang menggunakan pola swakelola benar-benar mengutamakan tenaga kerja lokal sehingga manfaat pembangunan tidak hanya dirasakan dari sisi infrastruktur, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Laporan: Salmudin H.






