BUTON UTARA – Sibersultra.com

Kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di SMP Negeri 6 Kulisusu, Kabupaten Buton Utara (Butur), kini telah memasuki tahap penyidikan.

Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Buton Utara telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan saat ini ketiganya telah ditahan.

Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) telah dikirimkan ke Kejaksaan Negeri Raha. Saat ini, penyidik masih melengkapi berkas perkara.

Jika berkas telah dinyatakan lengkap, maka akan dilanjutkan dengan pengiriman berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Raha.

Hal ini disampaikan oleh Kabag Ops Polres Buton Utara, La Ondo, SH, yang juga menjabat sebagai Plt Kasi Humas Polres Buton Utara, saat dikonfirmasi oleh media ini, Sabtu (7/6/2025).

Kemudian Kabag Ops menjelaskan, Apabila jaksa penuntut umum menyatakan berkas perkara lengkap P-21, maka penyidik akan menerima surat pemberitahuan tersebut.

“Dan melanjutkan dengan tahap penyerahan tersangka beserta barang bukti ke Kejaksaan Negeri Raha,” ungkapnya.

”MTQ

Kasus ini menyita perhatian publik karena terjadi di lingkungan sekolah tempat yang seharusnya aman dan bebas dari tindak kejahatan.

Ketiga tersangka diduga terlibat dalam pencurian sejumlah barang milik sekolah, termasuk perangkat elektronik.

“Adapun identitas ketiga tersangka yaitu AR alias LI (35), AP (35), seorang nelayan, dan AH alias YA (38) seorang nelayan,” ucap La Ondo

Penyidik menegaskan, bahwa unsur pidana dalam kasus ini telah terpenuhi dan alat bukti yang dikumpulkan dinilai cukup kuat untuk menetapkan ketiganya sebagai tersangka.

“Saat ini para tersangka masih ditahan sambil menunggu proses hukum lebih lanjut. Kami pastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Tidak ada toleransi bagi pelaku kejahatan, apalagi yang merugikan dunia pendidikan,” tegas Kabag Ops.

Polres Buton Utara juga mengimbau seluruh pihak sekolah untuk meningkatkan sistem pengamanan internal guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Laporan: Asman Ode

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook