BKPSDM Buton Utara Resmi Usulkan Tenaga Honorer Kategori R4 ke KemenPAN-RB
BUTON UTARA – SIBERSULTRA.com
Aliansi R4 Kabupaten Buton Utara (Butur) menggelar aksi damai pada Senin (22/9/2025) lalu.
Aksi tersebut berlangsung tertib, aman, dan kondusif sebagai bentuk perjuangan memperjuangkan hak serta aspirasi tenaga honorer kategori R4.
Dalam tuntutannya, Aliansi R4 meminta pemerintah daerah agar mengusulkan kategori R4 masuk dalam formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
Aspirasi itu ditujukan langsung kepada Bupati Buton Utara selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).
Perjuangan tersebut akhirnya mendapat tindak lanjut nyata. Bupati Butur bersama Kepala BKPSDM secara resmi bersurat kepada Kementerian PAN-RB untuk mengusulkan tenaga honorer kategori R4 menjadi tenaga PPPK paruh waktu.
Aliansi R4 menyambut baik langkah tersebut dan menilai bahwa pemerintah daerah menunjukkan komitmen untuk memperjuangkan nasib tenaga honorer R4 yang selama ini belum mendapat formasi jabatan.
Langkah ini juga menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat, ketika disampaikan secara tertib dan terorganisir, mampu menghasilkan kebijakan konkret dari pemerintah.
Saat dikonfirmasi pada Jumat (26/9/2025), Analis SDM Aparatur Ahli Muda BKPSDM Butur, Sulimin, membenarkan bahwa pihaknya telah mengusulkan tenaga honorer kategori R4 ke KemenPAN-RB.
“Iya benar, sudah diusulkan, tapi masih menunggu jawaban dari KemenPAN-RB. Saat ini prosesnya masuk tahapan pengusulan NIP,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Butur, Alimin, menegaskan pihaknya akan membawa langsung surat pengusulan tenaga honorer PPPK paruh waktu ke KemenPAN-RB.
“Nanti kami antar sendiri suratnya ke KemenPAN-RB, karena sistem untuk penambahan kuota belum terbuka,” kata Alimin.
Alimin juga menyampaikan pesan khusus kepada tenaga honorer kategori R4 agar tetap bersabar dan berdoa.
“Kami berharap dan berpesan kepada seluruh tenaga honorer agar berdoa, semoga usulan penambahan kuota PPPK paruh waktu kategori R4 ini dapat disetujui dalam waktu yang tidak terlalu lama,” pungkasnya.
Laporan: Redaksi




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook