R4 Buton Utara Tegaskan Komitmen Kawal Usulan 1.862 Tenaga Non ASN ke Pusat
Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Utara (Butur) telah secara resmi mengusulkan sebanyak 1.862 tenaga non ASN kategori R4 ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) untuk diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
Usulan tersebut merupakan hasil nyata dari perjuangan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara perwakilan massa aksi tenaga non ASN, instansi terkait, dan DPRD Buton Utara yang difasilitasi pada aksi demonstrasi 22 September 2025 lalu.
Koordinator Lapangan R4 Butur, Iyan menjelaskan bahwa jumlah 1.862 orang tersebut merupakan tenaga non ASN yang tidak terdaftar di pangkalan data BKN RI.
Namun telah mengikuti uji kompetensi, baik yang sempat menyerahkan berkas verifikasi sebelum pengumuman paruh waktu maupun yang belum.
“Usulan ini adalah bentuk keadilan bagi seluruh tenaga non ASN kategori R4 yang tersebar di enam kecamatan di Buton Utara,” ujar Iyan dalam keterangannya, Selasa (21/10/2025).
Lebih lanjut, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah terkait proses usulan tersebut.
Namun hingga saat ini, Kemenpan-RB belum mengeluarkan regulasi baru mengenai jadwal pengangkatan tenaga non ASN kategori R4 yang diusulkan oleh sekitar 200 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
Sebagai langkah lanjutan dalam mengawal aspirasi tersebut, perwakilan tenaga R4 Buton Utara akan menghadiri Rapat Audiensi Nasional antara Tenaga Non ASN dengan Kemenpan-RB, yang difasilitasi oleh DPP Aliansi R4 Indonesia.
“Kami mengajak seluruh tenaga non ASN di Buton Utara untuk ikut berpartisipasi dalam perjuangan ini. Nantinya, akan ada perwakilan dari enam ketua kecamatan dan empat koordinator lapangan yang hadir dalam undangan audiensi tersebut,” tambahnya.
Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan audiensi dan tindak lanjut perjuangan tenaga R4 akan disampaikan melalui masing-masing ketua koordinator kecamatan.
Laporan: Redaksi.




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook