Bangkit dari Vakum, IPMABES Gelar Mubes Perdana dan Lahirkan Ketua Perempuan Pertama
BUTON UTARA – SIBERSULTRA.com
Ikatan Pemuda dan Mahasiswa Buranga Eensu mala (IPMABES) sukses melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) ke-1 pada 18 April 2026, menandai kebangkitan organisasi setelah sempat vakum selama beberapa tahun terakhir.
Mubes perdana ini menjadi momentum penting bagi pemuda dan mahasiswa Buranga–Eensumala untuk kembali berhimpun dalam satu wadah yang bertujuan sebagai ruang berproses, sekaligus menjadi “rumah” sebelum terjun ke dunia yang lebih luas.
Ketua panitia, Nesya Marsanita, bersama belasan anggota panitia lainnya, berhasil menyukseskan kegiatan tersebut dengan lancar.
Meski dengan jumlah panitia yang terbatas, pelaksanaan Mubes tetap berjalan tertib dan penuh semangat kebersamaan.
Sebelumnya, paguyuban Buranga–Eensumala sempat bergabung dengan Koboruno.
Namun, akibat kevakuman organisasi, kedua wilayah tersebut sepakat untuk merintis kembali paguyuban dengan wajah baru melalui IPMABES.
Kehadiran IPMABES juga tidak terlepas dari dukungan para senior yang memiliki visi yang sama dalam menjadikan Buranga dan Eensumala sebagai ruang yang aman dan produktif bagi masyarakat, khususnya pemuda dan mahasiswa.
Figur seperti Ardin, Zio, dan Sandi turut berperan sebagai penasehat yang aktif memberikan arahan serta dorongan kepada panitia hingga Mubes dapat terlaksana dengan baik.
Dalam Mubes tersebut, Nesya Marsanita terpilih sebagai Ketua Umum IPMABES, sekaligus mencatatkan sejarah sebagai perempuan pertama yang memimpin organisasi ini.
Saat dikonfirmasi, Nesya mengungkapkan harapannya agar IPMABES dapat menjadi jembatan silaturahmi antara generasi muda Buranga dan Eensumala.
“Dengan adanya paguyuban ini, saya berharap tali silaturahmi antara adik dan kakak bisa terus terjalin. Saya juga mengambil tanggung jawab ini karena rasa kepedulian terhadap kondisi Buranga dan Eensumala, khususnya Kelurahan Buranga sebagai ibu kota Kabupaten Buton Utara,” ucap Nesya kepada media ini, Senin (20/4/2026).
Ia juga menegaskan komitmennya sebagai bagian dari generasi pertama IPMABES untuk membawa perubahan, sekaligus membuktikan bahwa perempuan memiliki hak, ruang, dan kesempatan yang sama dalam memimpin.
“Sebagai generasi pertama, saya ingin membuktikan bahwa perempuan mampu membawa perubahan,” tegasnya.
Laporan: Redaksi.




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook