IPMABES Soroti Krisis Pelayanan Puskesmas Bonegunu, Desak Evaluasi Total Tenaga Kesehatan
BUTON UTARA – SIBERSULTRA.com
Ikatan Pelajar Mahasiswa Bonegunu dan sekitarnya (IPMABES) menyoroti krisis pelayanan kesehatan di Puskesmas Bonegunu, Kabupaten Buton Utara.
Sorotan ini muncul setelah sejumlah peristiwa terbaru yang dinilai mencerminkan buruknya kualitas layanan, hingga berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap tenaga medis di wilayah tersebut.
Ketua IPMABES, Nesya Marsanita, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima banyak laporan dari masyarakat terkait pelayanan yang dinilai tidak maksimal.
Ia menilai, kasus yang mencuat belakangan ini hanyalah puncak dari berbagai keluhan yang selama ini terpendam.
“Banyak laporan yang kami terima dari masyarakat. Peristiwa ini menjadi pemantik yang membuka fakta bahwa kinerja Puskesmas Bonegunu memang bermasalah dan perlu perhatian serius,” ujarnya.
IPMABES pun mendesak Pemerintah Kabupaten Buton Utara untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas Bonegunu.
Menurut mereka, langkah tegas diperlukan agar pelayanan kesehatan dapat kembali berjalan optimal dan profesional.
Lebih lanjut, pihaknya menilai bahwa pelayanan yang buruk mencerminkan kurangnya keseriusan dalam menangani keselamatan pasien.
Selain itu, keterbatasan tenaga medis juga disebut menjadi salah satu faktor yang memperparah kondisi pelayanan di puskesmas tersebut.
“Puskesmas seharusnya menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Namun, kejadian-kejadian yang terjadi justru menunjukkan sebaliknya dan membuat masyarakat kehilangan kepercayaan,” tegasnya.
IPMABES berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki sistem pelayanan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memastikan hak masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan yang layak dapat terpenuhi.
Laporan: Redaksi.




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook