Sentuhan Wa Ode Neni Asria, SDN 1 Langere Kini Lebih Hidup dan Berwarna
BUTON UTARA – SIBERSULTRA.com
Suasana baru kini terasa di lingkungan SDN 1 Langere, Kecamatan Bonegunu. Di bawah kepemimpinan Wa Ode Neni Asria, sekolah dasar ini perlahan bertransformasi menjadi tempat belajar yang bersih, asri, dan penuh semangat.
Sejak resmi dilantik, Wa Ode Neni langsung bergerak cepat melakukan berbagai pembenahan di sekolah tempat ia dulu menimba ilmu masa kecilnya. Langkah awal yang ia lakukan adalah memperbaiki halaman sekolah.
Meski dengan keterbatasan sarana, ia memanfaatkan papan-papan bekas dari lantai yang roboh untuk menata ulang halaman agar tampak lebih rapi dan tertata.
“Perpustakaan yang selama ini tidak difungsikan dengan baik, Alhamdulillah sekarang perlahan kami benahi dan bersihkan. Begitu pula dengan WC sekolah, kami bersihkan agar bisa kembali difungsikan,” ungkap Wa Ode Neni, Minggu (12/10/2025).
Tak hanya membenahi fasilitas fisik, ruang guru dan ruang kelas juga mulai ditata ulang sedikit demi sedikit.
Namun bagi Wa Ode Neni, yang paling penting bukan sekedar mempercantik bangunan, melainkan membangun rasa memiliki dan menumbuhkan kreativitas di hati peserta didik.
“Ruang guru dan kelas kami benahi sedikit demi sedikit. Yang terpenting, bakat-bakat terpendam anak-anak SDN 1 Langere seperti menulis dan berkarya bisa tersalurkan. Karena itu, kami libatkan mereka dalam berbagai kegiatan di ruang kelas,” ujarnya.
Anak-anak juga diajak berpartisipasi aktif dalam memperindah sekolah. Mereka dengan penuh semangat membawa bunga dalam pot masing-masing untuk menghiasi halaman sekolah. Berkat itu, kini halaman SDN 1 Langere tampak lebih hijau, indah, dan hidup.
Sebelum melibatkan siswa, Wa Ode Neni bersama para guru terlebih dahulu memberikan contoh nyata.
“Saya bawa 10 pot bunga, guru-guru juga ada yang bawa dua, ada yang satu. Intinya kami ingin memberikan contoh dulu agar anak-anak termotivasi,” jelasnya.
Menurutnya, perubahan sederhana itu membawa semangat besar bagi peserta didik.
“Mungkin bagi orang luar hal ini tampak biasa saja, tapi bagi anak-anak kami, dipercaya untuk menanam dan menghias kelas adalah hal luar biasa. Mereka merasa dihargai dan dipercaya,” tambahnya.
Transformasi yang dilakukan Wa Ode Neni membawa dampak positif. Kehadiran siswa semakin meningkat karena suasana sekolah kini lebih nyaman dan menyenangkan.
Selain itu, ia juga menanamkan kedisiplinan baru dengan membiasakan apel pagi setiap hari kegiatan yang sebelumnya jarang dilakukan.
“Kalau Allah menghendaki, ke depan saya ingin menjadikan SDN 1 Langere sebagai sekolah wisata pendidikan tempat belajar yang bukan hanya mendidik, tapi juga menginspirasi,” tutupnya penuh harap.
Laporan: Redaksi.




Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook