JAKARTA – SIBERSULTRA.com

Salah satu atlet Nasional asal Kabupaten Buton Utara (Butur), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Dayumin, kembali siap untuk mengharumkan nama daerah dan bangsa.

Ia dipercaya memperkuat Tim Nasional Indonesia pada cabang olahraga dayung, nomor Dragon Boat, dalam ajang SEA Games 2025 di Thailand.

Dayumin bukan nama baru di dunia dayung nasional maupun internasional. Perjalanan panjangnya dimulai sejak usia belia, terinspirasi langsung oleh sang ayah yang merupakan mantan atlet dayung internasional.

“Awalnya saya terinspirasi dari ayah saya. Beliau yang mengantar saya ke Kendari untuk bergabung di PPLP. Saya mulai latihan sejak 2007, lalu mengikuti berbagai kejuaraan hingga akhirnya pada 2009 ikut Kejurnas Senior. Saat itu status saya masih atlet kayak, dan pada 2010 pertama kali terpilih masuk tim nasional serta tampil di SEA Games Guangzhou,” tutur Dayumin saat dikonfirmasi media ini, Rabu (17/12/2025).

Membawa nama Indonesia sekaligus Kabupaten Buton Utara di ajang internasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi Dayumin.

Ia mengaku bangga karena melalui prestasi olahraga, daerah asalnya kini semakin dikenal luas.

“Saya sangat bangga membawa nama Indonesia. Lebih bangga lagi karena bisa membawa nama Buton Utara. Sekarang teman-teman atlet dan pelatih sudah tahu saya berasal dari Buton Utara. Bahkan saat bertanding, mereka sering bersorak menyebut nama Buton Utara,” ungkapnya.

”MTQ

Tak hanya lewat prestasi, Dayumin juga berupaya menyuarakan aspirasi masyarakat daerahnya.

Ia mengaku pernah menyampaikan langsung harapan masyarakat Buton Utara kepada mantan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, terkait perbaikan infrastruktur jalan di kampung halamannya.

Menjelang SEA Games Thailand, Dayumin dan tim Dragon Boat Indonesia telah menjalani persiapan panjang, bahkan sejak setahun sebelumnya.

Meski sempat menghadapi kendala efisiensi anggaran, semangat tim tidak surut.

“Kami memang sempat terdampak efisiensi anggaran, bukan hanya di cabor dayung tapi hampir semua cabor. Namun itu tidak menjadi penghalang. Kami tetap fokus berlatih karena tujuan kami satu, membawa Merah Putih berkibar setinggi-tingginya,” tegasnya.

Menurut Dayumin, tantangan terbesar bagi atlet bukan hanya latihan teknis, melainkan menjaga kondisi tubuh agar tetap fit dan terhindar dari cedera jelang pertandingan.

“Fokus utama adalah menjaga fisik, fokus, dan kesehatan agar tidak cedera. Karena secara persiapan teknik, kami sudah siap,” jelasnya.

Ia juga menegaskan peran pelatih dan tim sangat krusial dalam pencapaian prestasi atlet.

“Pelatih itu peran utamanya sangat besar. Mereka yang menyusun program, memahami karakter atlet, dan menjaga fokus kami. Keluarga juga penting, terutama doa dan dukungan moral,” katanya.

Untuk kekuatan tim Indonesia, Dayumin menilai setiap negara memiliki keunggulan masing-masing. Namun Indonesia memiliki modal fisik, power, daya tahan, serta strategi yang matang.

“Kunci utama kami adalah strategi. Kalau fisik sudah siap, tinggal bagaimana strategi dimainkan saat lomba,” ujarnya.

Terkait dukungan, Dayumin mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah Buton Utara terhadap atlet berprestasi.

“Alhamdulillah, pemerintah sangat mendukung. Saya juga menjadi ASN karena prestasi olahraga. Pemda Buton Utara sangat peduli terhadap atlet, bukan hanya di olahraga tapi juga akademik,” ucapnya.

Menjelang pertandingan perdana Dragon Boat yang akan dimulai esok hari, Dayumin menyampaikan pesan motivasi bagi generasi muda, khususnya perempuan di Buton Utara.

“Jangan mudah menyerah. Proses menuju prestasi itu tidak mudah. Akan ada rasa jenuh dan lelah, tapi itu bagian dari proses. Terus bangkit dan berusaha,” pesannya.

Di SEA Games Thailand kali ini, Dayumin akan turun di empat nomor Dragon Boat, yakni 12 kru women jarak 200 meter, 22 kru mix jarak 200 meter dan 12 kru women jarak 500 meter serta 22 kru mix jarak 500 meter.

Secara keseluruhan, Tim Dragon Boat Indonesia ditargetkan tiga medali emas oleh Kemenpora.

“Ini SEA Games kelima saya dan Asian Games ketiga. Harapan saya semoga besok pertandingan berjalan lancar dan kami bisa mencapai target tiga medali emas. Saya mohon doa dan dukungan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Buton Utara,” pungkas Dayumin.

Laporan: Asman Ode

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook