Dari Sabut Kelapa Hingga Ruang Kelas, Mahasiswa KKN USN Kolaka Mulai Gerakkan Perubahan di Desa Rakadua
BOMBANA – Sibersultra.com
Langkah awal pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka Tahun 2026 resmi dimulai di Desa Rakadua, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana.
Melalui Seminar Program Kerja yang digelar pada 18 Juli 2026 di Balai Desa Rakadua, mahasiswa memaparkan berbagai gagasan yang disiapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat setempat.
Seminar itu dihadiri Kepala Desa Rakadua, Ketua BPD, perangkat desa, tokoh masyarakat, Karang Taruna, pihak sekolah, hingga warga yang antusias mendengarkan rencana kerja para mahasiswa selama menjalankan KKN.
Berangkat dari hasil observasi langsung di lapangan, mahasiswa menyusun sejumlah program yang tak sekadar menjadi kegiatan seremonial.
Mereka mencoba menghadirkan solusi yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Salah satu program yang menarik perhatian adalah pelatihan pembuatan cocopeat dari sabut kelapa. Selama ini sabut kelapa lebih banyak dianggap limbah, padahal bisa diolah menjadi media tanam organik yang memiliki nilai jual.
Lewat program ini, mahasiswa ingin mengajak masyarakat melihat potensi ekonomi yang selama ini belum banyak dimanfaatkan.
Selain mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan, pengolahan sabut kelapa juga diharapkan mampu membuka peluang usaha baru berbasis potensi lokal.
Tak hanya fokus pada pemberdayaan ekonomi, mahasiswa juga membawa perhatian besar pada dunia pendidikan.
Di SD Negeri 57 Rakadua, mereka akan menggelar program pembelajaran Bahasa Inggris dengan metode yang lebih interaktif dan menyenangkan.
Harapannya, siswa tidak hanya mengenal bahasa asing sejak dini, tetapi juga lebih percaya diri dalam berkomunikasi.
Sementara di SMP Negeri 12 Poleang Barat, mahasiswa menyiapkan program pembelajaran informatika.
Para siswa akan dikenalkan dengan dasar-dasar teknologi informasi, penggunaan komputer, hingga berbagai aplikasi yang dapat menunjang proses belajar di era digital.
Program-program tersebut dirancang sejalan dengan tema KKN Reguler USN Kolaka Tahun 2026, yakni “Kolaborasi SDGs untuk Desa Berdaya dan Berkelanjutan.”
Dalam sesi diskusi, pemerintah desa, pihak sekolah, dan masyarakat turut memberikan berbagai masukan agar setiap program benar-benar sesuai dengan kondisi serta kebutuhan Desa Rakadua.
Berbagai saran itu diterima sebagai bahan penyempurnaan sebelum seluruh program dijalankan.
Hasilnya, seluruh rencana kerja mahasiswa mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa dan masyarakat untuk direalisasikan selama masa KKN.
Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat, program-program tersebut diharapkan tak hanya menjadi kegiatan selama KKN berlangsung, tetapi juga mampu meninggalkan manfaat yang berkelanjutan.
Dengan memaksimalkan potensi lokal, memperkuat pendidikan, dan mendorong literasi digital, mahasiswa KKN USN Kolaka berharap dapat ikut berkontribusi mewujudkan Desa Rakadua yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing sesuai semangat Sustainable Development Goals (SDGs).
Pewarta: Fadly
Editor: Redaksi






