FILIPINA – SIBERSULTRA.com

Prestasi membanggakan kembali datang dari putri daerah Kabupaten Buton Utara (Butur). Ns. Fitri Diana Astuti, S.Kep., Ns., M.Kep., Ph.D., berhasil meraih gelar Doktor Filsafat (Doctor of Philosophy/Ph.D.) di bidang Ilmu Keperawatan setelah menyelesaikan studi doktoralnya di St. Paul University Philippines, bertempat di Tuguegarao, Manila Philippines, pada Sabtu (13/6/2026).

Perempuan berusia 31 tahun yang lahir di Desa Ngapaea Waode Kalowo, Kecamatan Bonegunu ini menorehkan capaian akademik yang tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga membawa nama baik daerah di tingkat internasional.

Perjalanan menuju gelar doktor tersebut, menurut Fitri, bukanlah proses yang mudah. Berbagai tantangan, pengorbanan, serta perjuangan panjang harus dilalui hingga akhirnya mampu menyelesaikan pendidikan tertinggi di bidang keperawatan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Pencapaian ini diraih melalui proses panjang yang penuh perjuangan dan pengorbanan. Tidak mudah untuk sampai di titik ini, tetapi dengan doa, dukungan keluarga, dan banyak pihak, semuanya bisa terwujud,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Fitri menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada keluarga besarnya, terutama kedua orang tua, suami, serta kelima saudaranya yang selama ini menjadi sumber semangat dan dukungan.

Ucapan terima kasih juga ia sampaikan kepada sivitas akademika Universitas Karya Persada Muna, Ketua Dewan Pembina dan Ketua Yayasan Mitra Karya Persada Muna, Rektor Universitas Karya Persada Muna, para wakil rektor, pimpinan lembaga, dekan, rekan program studi, hingga berbagai mitra yang telah ikut berkontribusi dalam proses studinya.

“Terimakasih Juga Kepada Bapak Prof. Dr. H. Usman Rianse, MS Selaku Rektor Universitas Karya Persada Muna yang selalu mendukung dan mendokan dan juga kepada Ketua Dewan Pembina Yayasan Mitra Karya Persada Muna Bapak Dr. Albert yang selalu mendukung,” ucapnya.

”MTQ

Saat ini, Fitri juga diketahui menjabat sebagai Ketua Program Studi Profesi Ners Universitas Karya Persada Muna dan Direktur Utama PT Sahabat Ukom Ners Indonesia.

Meski telah meraih gelar akademik tertinggi, Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk memberi manfaat bagi masyarakat.

Ia berharap ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan doktoral dapat digunakan untuk memperkuat riset dan pengembangan bidang keperawatan, khususnya di Buton Utara, Sulawesi Tenggara, hingga Indonesia secara luas.

“Harapan saya ke depan dapat ikut memajukan daerah, khususnya melalui riset di bidang keperawatan yang memberi manfaat nyata bagi Buton Utara, Sulawesi Tenggara, dan Indonesia. Saya juga ingin terus menjadi pendidik yang mampu melahirkan generasi yang unggul,” tuturnya.

Fitri juga menambahkan bahwa ilmu yang dimiliki diharapkan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas pengetahuan generasi penerus bangsa, mendorong kemandirian, memperluas wawasan, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Secara khusus, ia kembali menyampaikan apresiasi kepada suami yang terus mendampingi setiap proses perjuangan, ibunda yang selalu mendoakan, serta seluruh saudara dan keluarga yang tidak pernah berhenti memberi dukungan.

“Terima kasih atas seluruh doa dan dukungan. Tanpa kebersamaan dan dukungan dari semua pihak, saya tidak akan sampai pada titik ini,” tutupnya.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa putra-putri daerah mampu bersaing di tingkat internasional serta membawa semangat bahwa pendidikan dan ketekunan dapat menjadi jalan untuk membangun daerah dan masa depan yang lebih baik.

Laporan: Redaksi.

Berkomentarlah dengan baik dan bijak menggunakan facebook